
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun kembali melakukan peninjauan lokasi-lokasi pasca banjir sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
Setelah menjangkau Kecamatan Pauh termasuk Bathin Vlll dan lainnya, rombongan Bupati Sarolangun H Hurmin tampak menyalurkan bantuan berupa beras yang bekerjasama dengan BAZNAS Sarolangun ke warga di wilayah Kecamatan Sarolangun, Kamis (30/04/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kabag Ren Polres Sarolangun AKP Jhon Riahman Sinaga, SE, MM, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Kadis Sosial Sarolangun Helmi, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadis Perhubungan Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kadis PMD Sarolangun Muliyadi, S.Sos.
Hadir juga Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, S.STP, Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Kades Bernai Dalam Muhtoyo beserta jajaran, Kades Lidung Zuhrizal, S.Pd.I beserta jajaran, Kades Ladang Panjang Syarifuddin beserta personil gabungan.
Dari pantauan dilapangan, Bupati Sarolangun H Hurmin beserta rombongan menyalurkan bantuan bagi korban banjir ke tiga desa dari 13 Desa/Kelurahan di Kecamatan Sarolangun yang terdampak banjir.

Ketiga desa tersebut yakni Desa Bernai Dalam, Desa Lidung dan Desa Ladang Panjang.
” Diwilayah Kecamatan Sarolangun ada 13 Desa dan Kelurahan yang terdampak banjir beberapa waktu yang lalu, tentu ini menjadi perhatian kita dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Forkopimda untuk hadir di tengah masyarakat dalam memberikan bantuan sembako,” kata Bupati Sarolangun H Hurmin kepada awak media..
Menurutnya, lebih kurang terdapat 461 paket sembako berupa berasa yang disalurkan melalui bantuan Baznas dan lainnya agar bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Selain itu, H Hurmin juga memastikan tidak terdapat korban jiwa akibat banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Sarolangun.
” Kalau untuk kerusakan fasilitas umum dan publik di Kecamatan Sarolangun tidak ada, hanya saja air masuk ke rumah-rumah warga,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






