spot_img

Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Rapat Penyelesaian Konflik Antara PT SAL dan SAD

Bupati Sarolangun Hurmin, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, serta jajaran forkopimda dan tamu undangan

KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin memimpin langsung Rapat Forkopimda Kabupaten Sarolangun dalam rangka penyelesaian konflik antara PT. Sari Aditya Loka (SAL) dan Suku Anak Dalam (SAD) di kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, Jumat (17/04/2026) di Ruang pola utama Kantor Bupati Sarolangun.

Rapat tersebut dihadiri Wakapolres Kompol Sumarno Berutu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kabag OPS Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto , Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

Hadir juga Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun/Ketua LAM Jambi Sarolangun Helmi, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadis Damkar Sarolangun Trianto, S.IP, ME, Plt Kadis Nakertrans Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Jajaran PJU Polres Sarolangun, Pos Binda Kabupaten Sarolangun, Camat Air Hitam Kabupaten Sarolangun Fathur Rahman, Pimpinan PT. Sari Aditya Loka (SAL) diwakili Joko Susilo, Para Jenang SAD, Para Temenggung SAD.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa kegiatan rapat penyelesaian konflik ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemkab dalam menyelesaikan konflik yang terjadi beberapa minggu lalu antara masyarakat SAD dan pihak PT SAL.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan arahan

Pertemuan ini merupakan wujud itikad bersama dalam mencari solusi penyelesaian permasalahan, bukan untuk memperkeruh situasi yang telah terjadi.

” Kita hidup di Kabupaten Sarolangun dengan menjunjung tinggi nilai “Adat Serumpun Pseko” yang tidak sekadar menjadi slogan, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam rapat Penyelesaian Konflik tersebut juga dihadiri sejumlah jenang dan temenggung SAD, diantaranya H. Jailani Toko Mayarakat SAD Kabupaten Sarolangun, Temenggung Nyalo, Temenggung Grib, Temenggung Nangkus, Temenggung Kecinto/Afrizal, Temenggung Bepayung, Temenggung Bebayang, Temenggung Melayu Tuo, Temenggung Jelita, Jenang SAD / Jalaludin.

Sejumlah pihak-pihak terkait termasuk para jenang dan temenggung SAD menyampaikan sejumlah pendapat dan saran serta masukan dalam penyelesaian konflik tersebut yang berlangsung dengan alot.

Kegiatan rapat saat berlangsung

Personil Gabungan pengamanan baik dari TNI, Polri, Satpol PP secara intens melakukan pengamanan baik di dalam ruangan Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun, serta di pelataran dan halaman luar Kantor Bupati Sarolangun.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU