spot_img

Bupati Sarolangun Hurmin Resmi Buka TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko, Untuk Percepat Pembangunan Desa

Bupati Sarolangun Hurmin, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah saat tiba di lapangan upacara pembukaan TMMD

KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin yang bertindak sebagai Inspektur upacara secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026, Rabu (22/04/2026) dalam upacara pembukaan di Lapangan Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 042/Gapu Jambi Brigjend TNI Nyamin, S.IP, MM, M.Sc atau mewakili, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Ketua Persit Kodim 0420/Sarko beserta jajaran, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria atau mewakili, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Dansub Denpom Lettu Cpm Dany Arianto.

Hadir juga para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Pihak swasta dan perusahaan, unsur Tripika Kecamatan, para Danramil, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, serta pelajar dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Sarolangun Hurmin menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis nasional yang mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian.

” TMMD memiliki tujuan mulia, yaitu mempercepat pembangunan di daerah tertinggal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama yang solid, kita optimis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi bersama,” katanya.

Bupati Sarolangun Hurmin saat bertindak sebagai Inspektur upacara
Tamu undangan yang hadir

Hurmin menjelaskan untuk pelaksanaan TMMD ke-128 ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar dari APBD. Kegiatan difokuskan di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, dengan sasaran pembangunan fisik dan non fisik.

 Kegiatan fisik meliputi pembangunan dan peningkatan insfrastruktur seperti peningkatan jalan desa KM 20 Desa Lubuk Napal-Desa Seko Besar, renovasi mushalla,  pekerjaan MCK, pekerjaan rehab rumah tidak layak huni dan pekerjaan sumur bor.

” Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara wilayah, memperlancar arus barang dan jasa serta membuka akses ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu kegiatan non fisik juga memiliki peranan yang sangat penting antara lain berupa penyuluhan tentang kesehatan, pendidikan wawasan kebangsaan, ketahanan pangan serta berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Hurmin juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini baik melalui koordinasi, fasilitasi maupun partisipasi langsung di lapangan.

Bupati Sarolangun Hurmin

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan TMMD ini mulai dari perencanaan pelaksanaan hingga pemeliharaan hasil pembangunan.

” Kepada jajaran tni khususnya tergabung dalam satgas TMMD ke-128, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membawa program pembangunan tetapi juga memberikan semangat motivasi serta rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

” Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirohim atas ridho allah subhanahu wa ta’ala dan doa kita bersabar kegiatan tni manunggal membangun desa atau TMMD ke-128 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan penyerahan program TMMD dari Bupati Sarolangun Hurmin kepada Dansatgas TMMD Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, penyematan tanda peserta, serta penyerahan alat kerja secara simbolis. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial berupa sembako dan kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan.

Peserta upacara
Poto bersama

Usai upacara, rombongan meninjau stand pelayanan masyarakat seperti pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan (e-KTP dan KK), serta lokasi sasaran kegiatan TMMD.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU