
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri sekaligus melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Kamis (15/10/2026) di Ruang Aula Senat Akademik, Lantai 6 Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion (AHN), Kampus Dramaga, Bogor.
Penandatangan MoU tersebut sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk rerus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan melalui Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Tahun 2026.
Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui kemitraan dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Selain menjadi langkah penguatan hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan dunia akademik, kerja sama tersebut juga mencerminkan pentingnya investasi pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin turut didampingi Sekretaris Daerah Ir Muhamad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Mulyadi, S.Sos, Sekretaris DPRD Kafrawi, S.HI., M.M, Kepala Bappeda Ali Umar, S.Pd, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H. Arsyad, M.Pd, Kepala Dinas Nakertrans H. Juddin, S.Ag., M.Pd, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin, SE, MM, Kabag Prokopim Imron, S.STP, Kabag Kesra Sarolangun Junaidi, S.S., M.Pd.I, serta Kabag Hukum Arius Martadinata, SH, MH.
Turut hadir Mualimin selaku Kabid Dikbud, Burhanuddin, S.HI., dari unsur fungsional Kesra, Jimmy Jastra dari Bagian Pemerintahan, Benny selaku staf Kesra, serta Briptu Dimas Bimo Nugroho selaku ADC Bupati Sarolangun.
Dari pihak IPB University, kehadiran Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama dan Alumni, Ketua Tim BUD IPB, serta jajaran sekretariat menunjukkan keterlibatan unsur pimpinan dan tim pelaksana program dalam agenda kerja sama tersebut.
Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan pertemuan kedua belah pihak berlangsung dalam suasana resmi dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
” Kolaborasi semacam ini memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan pembangunan daerah dengan kapasitas akademik, ilmu pengetahuan, serta pengembangan kompetensi yang dimiliki perguruan tinggi,” katanya.
Dikatakan Hurmin, Program Beasiswa Utusan Daerah atau BUD merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk terlibat dalam penyiapan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Melalui program tersebut, pemerintah daerah dapat mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, wawasan luas, serta kemampuan untuk berperan dalam menjawab tantangan pembangunan di daerah asalnya.
” Bagi Kabupaten Sarolangun, kerja sama dengan IPB University memiliki arti penting dalam memperkuat fondasi pembangunan manusia. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai sarana untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah,” katanya.
Selain itu, dengan semakin terbukanya akses terhadap pendidikan tinggi, Bupati Sarolangun Hurmin mengharapkan generasi muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengetahuan, serta memperoleh pengalaman akademik yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Pada saat yang sama, pemerintah daerah perlu memastikan agar pengembangan sumber daya manusia tersebut selaras dengan kebutuhan pembangunan dan potensi unggulan Kabupaten Sarolangun.
IPB University sebagai perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang pertanian, pangan, lingkungan, serta berbagai bidang keilmuan lainnya, menjadi salah satu mitra strategis dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Keilmuan tersebut relevan dengan tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pengelolaan potensi lokal secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
” Kabupaten Sarolangun memiliki beragam potensi yang memerlukan dukungan sumber daya manusia berkualitas. Pengembangan sektor pertanian, peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan inovasi daerah membutuhkan tenaga terdidik yang mampu menghadirkan gagasan dan solusi berdasarkan ilmu pengetahuan,” katanya.

Karena itu, penguatan kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah serta kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Upaya memperluas kesempatan pendidikan tinggi juga sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Sarolangun yang mengedepankan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi kemajuan daerah. Pembangunan tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang terdidik, produktif, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
Dalam konteks tersebut, kerja sama Program Beasiswa Utusan Daerah dengan IPB University menjadi salah satu langkah yang dapat memperkuat hubungan antara kebijakan pembangunan daerah dan pengembangan pendidikan.
” Melalui sinergi ini, pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi penerima beasiswa, tetapi juga bagi masyarakat Sarolangun dalam jangka panjang,” kata Hurmin menjelaskan.
Generasi muda yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi diharapkan mampu mengembangkan keahlian sesuai bidangnya, membangun pola pikir kritis, serta memiliki kemampuan untuk berinovasi. Bekal tersebut menjadi penting di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif dan kebutuhan pemerintah daerah terhadap sumber daya manusia profesional yang mampu mendukung pelayanan publik.
Selain itu, keterlibatan pemerintah daerah dalam program pendidikan juga menjadi bentuk perhatian terhadap potensi generasi muda. Kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi diharapkan dapat mendorong semangat belajar, memperkuat motivasi untuk berprestasi, serta membuka jalan bagi lahirnya calon-calon profesional yang dapat berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
Dalam mewujudkan Sarolangun Maju, pembangunan sumber daya manusia menjadi pekerjaan jangka panjang yang membutuhkan perencanaan, kolaborasi, dan kesinambungan. Oleh karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pelaksanaan program yang terarah dan sesuai dengan ketentuan yang disepakati kedua belah pihak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan IPB University. Setelah prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari kedua belah pihak sebagai simbol penghormatan dan penguatan hubungan kelembagaan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan perwakilan IPB University. Dokumentasi bersama tersebut menjadi penanda berlangsungnya agenda kerja sama yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret sesuai kesepakatan.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kemitraan yang berkelanjutan, dan kesempatan belajar yang semakin luas, generasi muda Sarolangun diharapkan dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul yang membawa manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan generasi yang berpendidikan, berkompetensi, dan berdaya saing. Melalui penguatan kerja sama pendidikan dengan IPB University, Kabupaten Sarolangun terus melangkah membangun fondasi sumber daya manusia untuk mewujudkan Sarolangun Maju.
Penulis : A.R Wahid Harahap


