Selasa, Juli 23, 2024
BerandaDAERAHGunakan Hak Pilih, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Ikut Mencoblos Dalam Simulasi...

Gunakan Hak Pilih, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Ikut Mencoblos Dalam Simulasi Pemilu 2024

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri, Ketua PN Sarolangun Deka Diana, Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid, Ketua Bawaslu Sarolangun Mudrika gunakan hak pilih dalam simulasi pemilu 2024

KABAR SAROLANGUN – Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan simulasi Pemungutan, Penghitungan dan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Sarolangun, Rabu (31/01/2024) di aula Hotel Golden Sarolangun.

Simulasi tersebut dilakukan untuk pemilihan calon presiden dan Wakil Presiden rI, Calon DPD RI, Calon DPR RI, Calon DPRD Provinsi dan calon DPRD Kabupaten.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya, S.Ik, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, Ketua PN Sarolangun Deka Diana, SH, MH, Kalapas Sarolangun Parulian Hutabarat, S.IP, MH, Kajari Sarolangun Zulfikar Nasution atau mewakili , Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid , S.Pd I, Ketua Bawaslu Sarolangun Mudrika, SH, MH dan Binda Provinsi Jambi.

Selain itu hadir juga sejumlah kepala OPD, para komisioner KPU, pimpinan partai politik, anggota kpps, pengawas TPS dan peserta pemilih.

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid mengatakan bahwa simulasi ini sangat penting dilakukan dalam rangka mengetahui permasalahan apa saja yang terjadi nanti pada saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.

Hal itu untuk melaksanakan pemilu 2024 berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

” Kegiatan ini bertujuan bahwa pemilih yang kita undang tersebut merupakan pemilih yang memang benar terdaftar dalam DPT. Kesalahan yang akan terjadi pada hari ini kemungkinan itu yang akan terjadi pada dari hari pemungutan suara dan bagaimana cara menyelesaikannya tentu kita akan ketahui solusinya begini,” katanya.

” Kemudian kita akan menghitung berapa durasi pemilih dalam melaksanakan pencoblosan mulai dari antrian, mengisi Daptar hadir, mengambil kertas suara hingga selesai,” kata dia menambahkan.

Selain itu, Ketua Bawaslu Sarolangun Mudrika mengatakan bahwa pada saat hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024, Bawaslu akan hadir ke setiap TPS melalui pengawas TPS yang akan memastikan pemilih mendapatkan hak-haknya. Bawaslu akan memastikan bahwa tidak boleh ada terjadi kesalahan apapun pada saat pemungutan dan penghitungan suara.

” Kalau terjadi pelanggaran atau kesalahan yang kemungkinan tidak sengaja maka pengawas TPS akan langsung meminta untuk dilakukan perbaikan. Surat suara yang tidak ditandatangani oleh ketua kpps yang digunakan oleh pemilih itu dianggap tidak sah,” katanya.

” Partai politik diharapkan juga untuk menurunkan saksi untuk sama-sama mengawasi jalannya pemungutan suara, namun apabila saksi tidak ada bila ada kesalahan akan disalahkan penyelenggara pemilu,” kata dia menambahkan.

Selain itu, pengawasan dalam pelaksanaan pemilu lanjut Mudrika, Bawaslu juga akan bersinergi dengan aparat keamanan dari kepolisian dan TNI yang ikut mengawal dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara nanti, hal itu untuk melaksanakan pemilu berjalan dengan jujur, adil dan kondusif.

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat memasukkan kertas suara yang sudah dicoblos ke dalam kotak suara

Sementara itu, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri berharap nantinya di Kabupaten Sarolangun bisa mewujudkan pemilu yang dengan baik dan berkualitas, dan kegiatan simulasi yang dilakukan oleh KPU pada hari ini merupakan langkah untuk mewujudkan itu.

” Bagi para pemilih pemula yakni sebanyak 14,9 persen jumlah, karena belum pernah melakukan pencoblosan dan itu sangat penting untuk ikut dalam simulasi ini. Saya juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka mengetahui permasalahan yang muncul nantinya, maka saya berharap penyelenggara agar betul-betul di cek kertas suara dalam kondisi yang baik,” katanya.

Bachril Bakri juga berharap agar penyelenggara pemilu melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan SOP, dan menjaga kesehatan dengan baik dalam melaksanakan tugasnya sehingga nantinya penyelenggara pemilu ini tetap sehat walafiat.

” Peran KPU memang adalah tanggungjawab bagaimana penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik dengan tingkat partisipasi pemilih bahwa kami punya target sebanyak 83 persen,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU