Senin, April 15, 2024
BerandaDAERAHHadiri Rakor TP PKK Sarolangun, Ny Indah Dewi Pangesti Kukuhkan Ketua Pembina...

Hadiri Rakor TP PKK Sarolangun, Ny Indah Dewi Pangesti Kukuhkan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun 

Ketua TP PKK Sarolangun Ny Indah Dewi Bachril, Staf Ahli Bupati Juddin, Poto bersama dengan para camat dan ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun

KABAR SAROLANGUN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sarolangun Ny Indah Dewi Pangesti Bachril menghadiri langsung Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kabupaten Sarolangun dengan TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun, Kamis (23/11/2023) di ruang pola kantor Bupati Sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut juga Ny Indah Dewi Bachril mengukuhkan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Se-kabupaten Sarolangun yang berlangsung dengan lancar.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Mewakili Dinas PMD Sarolangun, OPD terkait, para pengurus TP PKK Kabupaten Sarolangun, Para camat Se-kabupaten Sarolamgun dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Indah Dewi Pangesti mengucapkan terima kasih kepada jajaran TP PKK Sarolangun, semua pihak khususnya dinas PMD Sarolangun yang sudah melaksanakan kegiatan rakor TP PKK Sarolangun.

Menurutnya, Rakor PKK Ini sangat penting dilaksanakan dengan tujuan untuk membahas, menyamakan pemahaman dan koordinasi antara TP PKK kabupaten dengan TP PKK kecamatan, kelurahan dan desa untuk satu tujuan dan satu visi-misi.

” Selain itu untuk membahas kinerja PKK Kabupaten dan PKK Kecamatan untuk mempertanggungjawabkan program yang telah dilaksanakan tahun 2023 ini dan merencanakan program kegiatan yang dilaksanakan untuk tahun depan,” katanya.

Ny Indah Dewi Bachril juga mengatakan bahwa PKK merupakan organisasi yang berbeda dengan organisasi lainnya, karena organisasi didukung oleh pemerintah dan diakui keberadaannya serta di back up oleh pemerintah.

Dimana organisasi PKK juga sebagai organisasi kemasyarakatan sebagai fasilitator, pelaksana, perencana dan pengendali, motor penggerak  untuk melaksanakan 10 program PKK sebagai garda terdepan untuk pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

” Kader PKK adalah personil yang tangguh yang dilakukan pelatihan khusus dan merupakan.  Ujung tombak pelaksanaan program PKK, kita apresiasi untuk ibu-ibu kader PKK yang menjadi ujung tombak dan turun langsung hingga ke pelosok desa,” katanya.

Disebutkannya juga bahwa PKK juga bertujuan dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang bertaqwa, berbudi luhur, sejahtera, maju dan mandiri.

Untuk mencapai itu maka dibentuklah Pokja I hingga Pokja IV, yang saling berkaitan untuk mempermudah dalam penerapan dan manajemen 10 program PKK.

” Dan untuk melaksanakan program itu dibentuk desa dasa wisma, agar pengawasan dan pengontrolan lebih mudah dan lebih fokus serta terarah sehingga tujuan PKK dapat tercapai. Dasa wisma ini dilaksanakan dengan semangat maka kami dari PKK Sarolangun nanti akan memberikan dan apresiasi dasa wisma yang terbaik dan mau memajukan dasa wisma di daerah masing-masing,” katanya.

Ketua TP PKK Sarolangun Ny Indah Dewi Pangesti Bachril

Selain itu, Ny Indah Dewi Bachril juga menyebutkan bahwa pengukuhan ketua pembina posyandu kecamatan ini juga diharapkan dapat bertanggung jawab dalam peran sebagai pembina posyandu, khususnya para ketua TP PKK Kecamatan.

Sebab menurutnya, Posyandu ini erat kaitannya dengan 10 program PKK dan yakni program poin nomor tujuh dan nomor 10, yakni kegiatan kesehatan dan perencanaan sehat.

” Untuk memberikan pembinaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan imunisasi serta untuk sebagai wadah tempat mencegah resiko stunting dan anak stunting, kita sebagai pembina posyandu maka kita sebagai penggerak garda terdepan terjun langsung ke TKP harus bisa mengontrol dan membina posyandu sehingga tujuan dari posyandu bisa tercapai,” katanya.

Dijelaskannya juga, Fungsi pembinaan posyandu ini dalam rangka menggerakkan masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat dan higienis.

Kemudian menggerak kader posyandu dan petugas kesehatan untuk dibina dan melaksanakan tugas secara optimal, dan ia meminta agar para kader juga harus  perhatikan honor dan BPJS kesehatan.

” Mari kita memajukan dan mengembangkan posyandu lebih maju dan mengikuti perkembangan zaman, yakni mengikuti sarpras yang update serta alat alat kesehatan yang update.  Melibatkan perusahaan disekitarnya untuk andil dalam menyumbang untuk posyandu dan penanganan stunting, dan membantu pemerintah untuk mencapai tujuan nasional yaitu mencegah stunting dan mempersiapkan generasi emas tahun 2045,” katanya.

Ia juga berharap seluruh anggota PKK untuk proaktif dalam melaksanakan tugas dan menjalankan tujuan PKK khususnya kecamatan, desa dan kelurahan. Kemudian PKK juga harus memiliki ide kreatif dan inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat dan keluarga serta berlomba lomba untuk memajukan desa dan meraih prestasi.

” Manusia berkualitas dimulai dari titik awal kehamilan, hari pertama kehamilan kemudian sampai dua tahun menyusui eksklusif dan kemudian diteruskan melahirkan hingga usia enam tahun dja itu ada golden age, sehingga terciptanya Indonesia emas,” katanya.

Penulis : AR. Wahid Harahap

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments