Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHHarganas Ke-31, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Terima Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting...

Harganas Ke-31, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Terima Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting Dari BKKBN

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat menerima penghargaan yang diberikan kepala BKKBN atas capaian prevalensi terendah

KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc kembali menerima penghargaan tingkat nasional.

Kali penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Kependukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), atas capaian prestasi yang luar biasa dalam percepatan penurunan Stunting berdasarkan hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023.

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri didampingi Ibu Ny Indah Dewi Pangestu menerima penghargaan tersebut, yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Jumat (28/06/2024) di Kota Semarang, bertepatan pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hesti Haris, Ketua DWP Sarolangun Ny Dedy Hendry, Sekretaris Dinas Perindagkop Imron, S.STP beserta pejabat lainnya.

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa percepatan penurunan Stunting ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan sinergi Gerak dan Langkah Keluarga Indonesia mencegah Stunting untuk mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas.

” Malam hari ini kita merupakan malam bahagia sekali karena kami menerima penghargaan salah satu kabupaten/kota prevalensi penurunan stunting terendah se-Indonesia, 1 dari 15 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan dari kepala BKKBN pusat,” katanya.

” Kami juga bersama ibu gubernur yang juga mendapatkan penghargaan maggala Widya kencana,” kata dia menambahkan.

Poto bersama

Atas penghargaan tersebut, Bachril Bakri juga menjelaskan bahwa pencapaian penurunan angka prevalensi stunting ini tentu atas kerja sama dari seluruh instansi terkait di Kabupaten Sarolangun baik itu dinas DPPKB, dinas kesehatan, rumah sakit, kecamatan, pemerintah desa serta OPD lainnya.

” Tentu kita ucapkan terima kasih yang telah bekerja dengan baik sehingga kita mendapatkan penghargaan secara nasional salah kabupaten prevalensi terendah SE Indonesia, angka prevalensi kita yakni 16,8 tahun 2022 menjadi 4,8 pada tahun 2023,” katanya.

” Ini menjadi penghargaan prestasi cukup membanggakan secara nasional, yang mana diberikan pada hari keluarga Nasional ke-31 pada tanggal 29 Juni 2024 di kota Semarang,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU