Kadis Dikbud Helmi  : Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Untuk Kesehatan Anak

0
Kadis Dikbud Helmi Saat diwawancara awak media

 

Kadis Dikbud Helmi Saat diwawancara awak media

KABAR SAROLANGUN -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sarolangun bersama dinas kesehatan serta TNI/Polri saat ini terus melakukan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk usia 6-11 tahun.

Saat ini sudah banyak juga anak usia 6-11 tahun yang masih duduk di bangku sekolah SD itu telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di sekolah-sekolah.

Sebelum dilakukan vaksinasi terhadap anak memang dilakukan sosialisasi kepada orang tua supaya mendapatkan pemahaman bahwa pelaksanaan vaksinasi untuk kesehatan anak.

“Terkait masalah sosialisasi vaksin ini kita bekerja sama dengan dinas kesehatan. TNI/polri serta juga puskesmas dan pemerintah kecamatan dan instansi terkait. Sepertinya aktif dalam menerapkan peran pemerintah, yang tujuan akhirnya nanti untuk membuka sekolah dengan menerapkan ptm,” kata Kadis Dikbud Helmi, Jum’at (28/01/2022), didampingi Kabid Dikdas Novi Susanti.

Helmi menambahkan bahwa sesuai dengan edaran SKB 4 Mentri memang di tingkat Kabupaten syarat untuk melaksanakan Pembelajaran tatap Muka ini harus adanya 50-60 persen masyarakat lansia sudah divaksin serta harus berada di level I.

“Untuk hal itu kita komunikasikan dengan dinas kesehatan karena data penunjang ada di sana. Kemudian syarat lainnya harus level I dan tidak ada aturan jika belum di vaksin tidak boleh melakukan PTM,” katanya.

Helmi juga menambahkan bahwa pelaksanaan sosialisasi vaksinasi ini sesuai dengan SOP yang ada, dan jika memang anak sedang memiliki penyakit atau sedang sakit sehingga tidak bisa di vaksin menjadi tidak persoalan.

“Yang di sosialisasi belum tentu di vaksin karena semua harus SOP dari dinas kesehatan apakah yang bersangkutan dalam keadaan sehat atau ada penyakit bawaan. Jadi pandangan itu harus di sosialisasikan ke orang tua. Kalau anak itu ketika sakit tidak bisa divaksin jadi tidak persoalan, kita memberikan sosialisasi ini yang sebenar-benarnya supaya semuanya merasa nyaman,” katanya.

“Saya menganjurkan karena ini tanggung jawab bersama, tim terpadu tinggal memberikan pemahaman kepada orang tua anak bahwa inilah kepentingan daripada vaksin ini untuk kesehatan anak dan didalam menunjang pelaksanaan SKB 4 Mentri Di sekolah harus difasilitasi dalam melaksanakan vaksin,” kata dia menambahkan.(Ks1)