Kamis, Juli 25, 2024
BerandaDAERAHKesbangpol Gelar Rakor Tim FKDM Sarolangun Tahun 2022

Kesbangpol Gelar Rakor Tim FKDM Sarolangun Tahun 2022

 

 

Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri dalam sambutannya kegiatan forum FKDM

KABAR SAROLANGUN – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Tim Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Senin (12/09/2022) di aula Kantor Kesbangpol Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Pemerintah Setda Sarolangun Drs H Arif Ampera, Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri, S.Pd.I, M.Pd.I, Kepala Kemenag Sarolangun H M Syatar, S.Ag, KBO Sat Intelkam Afnedi, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor Abdul Aziz, Perwakilan Kejari Sarolangun, Kasi PMS Kesbangpol Aini Maryati,SE, Lembaga Adat Sarolangun Herman dan berbagai tokoh masyarakat Sarolangun.

Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri mengatakan bahwa kegiatan ini di laksanakan dalam rangka mewujudkan sinergitas dan kerja sama dalam upaya cegah dini dan deteksi dini permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk mewujudkan terciptanya stabilitas keamanan dan ketentraman masyarakat.

“Anggaran kegiatan ini bersumber dari dana DPA Kesbangpol Sarolangun. Apapun informasi atau saran pendapat untuk disampaikan dalam forum ini sebagai bentuk pencegahan dini di tengah masyarakat,” katanya.

“Kedepan perhelatan Akbar menghadapi pileg 2024 juga akan memasuki didampingi pada tahun ini dilakukan Pilkades serentak tahun 2022. Saya berharap melalui forum ini dapat kita laksanakan dengan baik, dengan harapan ada informasi yang terbaru yang bisa kita Full up nantinya,” kata dia menambahkan.

Saat diskusi berlangsung

Sementara itu, Asisten I Setda Sarolangun Arif Ampera mengatakan bahwa pentingnya pelaksanaan kegiatan ini tentu sebagai salah satu langkah untuk melakukan kewaspadaan dini terhadap isu dan konflik sosial yang terjadi ditengah masyarakat.

Apalagi kondisi pandemi covid-19, tingginya angka inflasi daerah bahkan naiknya harga B BM bersubsidi tentu harus bersinergi untuk mengantisipasi hal-hal yang memungkinkan gejolak di tengah masyarakat.

“Dengan adanya forum ini, akhir-akhir ini kita lihat terutama di kabupaten Sarolangun sangat rentan sekali berkumpulnya masyarakat bersama-sama menyampaikan aspirasi ataupun menentang kebijakan pemerintah. Hal ini merupakan kegiatan yang mandiri, bahwa informasi dini sangat penting untuk disampaikan dalam forum ini, dalam meningkatkan sinergitas kita bersama,” katanya.

Selain itu, perlu juga untuk meningkatkan sinergi bersama dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di tengah masyarakat. Menurutnya, dengan menurunnya kesejahteraan masyarakat akan berdampak terhadap peningkatan angka kriminalitas, apalagi kondisi saat ini hasil perkebunan jauh menurun.

“Kita berharap perusahaan tambang minyak di Sarolangun dapat meningkatkan hasil migasnya, seperti Seleraya Merangin dua, Petro China, sehingga dampaknya bagi hasil daerah juga makin tinggi. Begitu juga tambang batubara, yang saat ini sedang buming di beberapa wilayah. Untuk pertambangan, tidak ada lagi kewenangan di pemerintah daerah tapi di atur oleh Pemerintah Pusat,” katanya.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap kita lebih waspada dengan persoalan-persoalan kecil yang bila tidak dikendalikan akan menjadi lebih besar bahkan bisa menghambat invetasi di Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

Kegiatan tersebut diakhir dengan diskusi bersama dalam rangka pembahasan deteksi dini masyarakat yang berlangsung dengan aman dan lancar.

Penulis : A.R Wahid Harahap

 

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU