spot_img

KPU Sarolangun Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan II Tahun 2026, Ditetapkan 226.805 Pemilih 

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid, Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, Forkopimda, Anggota Bawaslu Sarolangun dan jajaran OPD terkait

KABAR SAROLANGUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Kabupaten Sarolangun Triwulan II Tahun 2026, Kamis (02/07/2026) di ruang Aula KPU Sarolangun.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid, S.Pd.I yang turut dihadiri Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Wiji Nur Eko Wahyu, SH, MH, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Kasi Datun Kejari Sarolangun Oktarini Prihanti, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Mewakili Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md. IP, S.Sos.

Selain itu hadir juga Anggota Bawaslu Sarolangun Johan Iswadi, SP dan Aspriadi, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Para Komisioner KPU Sarolangun, Sekretaris KPU Sarolangun Iswal, Kabag Pemerintahan Setda Sarolangun Syahroni, SE, Mewakili Kadis Dukcapil Sarolangun Riduan, S.STP, ME atau mewakili dan jajaran staf KPU Sarolangun.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid mengatakan kegiatan pleno ini dilaksanakan sesuai amanat peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Berita Acara Pleno Rutin KPU Kabupaten Sarolangun Nomor 47/PK.01-BA/1503/2026 Tanggal 30 Juni 2026.

” Alhamdulillah kami dari KPU Sarolangun, hari ini kita melakukan kegiatan rakor dan pleno terbuka rekapitulasi pemutakhiran data Pemilih Berkelanjutan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan ini dihadiri secara lengkap dari seluruh jajaran Forkopimda dan OPD terkait. Tentu hal ini bukti nyata Forkopimda Kabupaten Sarolangun dan KPU Sarolangun tetap solid dalam menjaga integritas mewujudkan pemilu yang berkualitas.

” Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan hadirin, bahwa pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Sarolangun bisa tidak ada masalah merupakan hasil dari koordinasi kita semua,” katanya.

Selain itu, kegiatan rapat pleno rekapitulasi ini wajib dilaksanakan dalam menyikapi Pemilu serentak 2029, yang juga tentunya di awasi langsung oleh Bawaslu Sarolangun.

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid saat memimpin rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih Berkelanjutan triwulan II

Rapat pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk di tingkat Kabupaten/Kota dilaksanakan tiga bulan sekali, sedangkan di tingkat Provinsi dilaksanakan enam bulan sekali.

” Dan hari ini kita melakukan untuk triwulan kedua tahun 2026. Kegiatan rapat pleno ini memang wajib kami lakukan, karena kalau tidak dilakukan bisa dikatakan menjadi pelanggaran pemilu,” katanya.

Ahmad Mujaddid juga bilang bahwa dengan adanya rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan akan menjaga data pemilih tetap aktual dan terverifikasi sehingga tidak ada lagi tabrak data antar Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi.

” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Rapat Koordinasi dan Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Sarolangun Triwulan II Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

Usai dibuka, Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid didampingi jajaran Komisioner KPU Sarolangun melakukan rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih Berkelanjutan triwulan II tahun 2026, yang berlangsung dengan lancar.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, sesuai dengan Keputusan KPU Sarolangun Nomor 10 Tahun 2026 tentang penetapan rekapitulasi pemutakhiran data pemilih Berkelanjutan Kabupaten Sarolangun triwulan II tahun 2026, sebagai berikut :

Jumlah total pemilih sebanyak 226.805 terdiri dari 114.734 laki-laki dan 112.071 perempuan dari 158 Desa/Kelurahan dan 11 Kecamatan, dengan rincian :

– Kecamatan Batang Asai sebanyak 23 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 14.964 terdiri dari 7.484 laki-laki dan 7.480 perempuan.

– Kecamatan Limun sebanyak 16 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 13.997 terdiri dari 7.083 laki-laki dan 6.914 perempuan.

– Kecamatan Sarolangun sebanyak 16 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 43.213 terdiri dari 21.485 laki-laki dan 21.728 perempuan.

– Kecamatan Pauh sebanyak 14 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 19.999 terdiri dari 10.268 laki-laki dan 9.731 perempuan.

– Kecamatan Pelawan sebanyak 14 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 26.456 terdiri dari 13.268 laki-laki dan 13.188 perempuan.

– Kecamatan Mandiangin sebanyak 18 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 19.303 terdiri dari 9.832 laki-laki dan 9.471 perempuan.

– Kecamatan Air Hitam sebanyak 9 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 20.267 terdiri dari 10.470 laki-laki dan 9.797 perempuan.

– Kecamatan Bathin VIII sebanyak 15 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 16.152 terdiri dari 8.131 laki-laki dan 8.021 perempuan.

– Kecamatan Singkut sebanyak 13 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 31.573 terdiri dari 15.974 laki-laki dan 15.599 perempuan.

– Kecamatan Cermin Nan Gedang sebanyak 10 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 10.484 terdiri dari 5.305 laki-laki dan 5.179 perempuan.

– Kecamatan Mandiangin Timur sebanyak 10 Desa/Kelurahan, jumlah pemilih total sebanyak 10.397 terdiri dari 5.434 laki-laki dan 4.963 perempuan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU