Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaDAERAHLSM SP3LH Hadang Mobil Hauling PT AJC, Tuntut Ganti Rugi Lahan Nurqolbi...

LSM SP3LH Hadang Mobil Hauling PT AJC, Tuntut Ganti Rugi Lahan Nurqolbi Dkk

Aksi Penghadangan Angkutan Batubara PT AJC Saat Hauling Ke Jambi

KABAR SAROLANGUN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suaka Pelestari, Pelindung dan Penjaga Lingkungan Hidup (SP3LH) Kabupaten Sarolangun kembali melakukan aksi unjuk rasa, Senin (05/06/2023).

Kali ini Sukiman Cs melakukan aksi penghadangan terhadap angkutan batubara dari PT Anugerah Jambi Coalindo (AJC) yang hauling ke Jambi, tepatnya di jalan lintas Sarolangun-Jambi tepat nya di jembatan dua kantor Camat Mandiangin.

Ketua LSM SP3LH Sukiman, mengatakan bahwa aksi penghadangan mobil angkutan batu bara PT Anugerah Jambi Coalindo untuk menuntut ganti rugi lahan Nurqolbi, Sugiono, dan Tasripah, yang diduga di serobot oleh pihak perusahaan PT AJC.

Menurutnya, dalam aksi tuntutan ganti rugi lahan ini sebelumnya LSM SP3LH telah beberapa kali mengelar pertemuan yang di fasilitasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun, namun belum juga ada titik terang terhadap penyelesaian ganti rugi lahan tersebut.

” Buntut dari kekecewaan tersebut akhirnya kami dari LSM SP3LH turun kejalan menghadang mobil angkutan batu bara PT AJC yang akan melintas ke Jambi,” katanya.

Sukiman juga menjelaskan pihaknya menuntut keadilan terhadap lahan milik ibu Nurqolbi, karena pihak PT AJC yang sudah beroperasi selama 10 bulan itu bermasalah dengan ibu Nurqolbi.

Ketua LSM SP3LH Sukiman beserta kawan-kawan saat diwancara

Menurutnya, pihaknya sudah memiliki surat pernyataan bahwa anak tiri dari Ibu Nurqolbi telah mengakui lahan tersebut memang lahan ibunya.

” Saat menjual ibu nya tidak mengetahui, yang kedua kebun karet unggul ibu Tasripah dilakukan perusakan kebun yang sudah punya sertifikat, laporan kami sudah masuk di polres Sarolangun sudah di gelar perkara itu bahwa itu benar-benar melanggar Pidana,” katanya.

Kemudian yang ketiga, kata Sukiman bahwa kebun pak Sugiono seluas 25 hektar baru di bebaskan 22 hektar, dan 3 hektar sudah dikuasai penipuan didalam penjualan itu dan diduga penggelapan tiga hektar.

” Kami sebelum ada penyelesaian ini minta tolong pak presiden, pak Kapolri, pak gubernur, pak Kapolda, pak Kapolres kami tidak akan berhenti untuk menahan batu yang keluar dari PT AJC karena itu dari lahan yang bermasalah, kami minta tolong karena kami merasa sudah di jajah,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Sukiman bahwa dari hasil hitungan pihak nya PT AJC telah mengambil batu bara dari lahan ibu Nurqolbi, kurang lebih 600.000 ton, karena sudah beroperasi selama sepuluh bulan setiap hari paling sedikit dua ratus mobil di angkut dari sana.

” Jika persoalan tersebut tidak selesai di DPRD akan turun yang ke dua kali nya. Seluruh mobil AJC akan kami tahan batu nya karena kami anggap maling, maling tangkap tangan masyarakat berhak juga,” katanya.

Di tempat yang sama, ibu Tasripah saat di wawancara mengatakan bahwa diri nya selalu diteror dengan pondok kebunnya di bobol, motor di rusak, kebon habis di gusur lewat situ dak boleh. Padahal kebun tersebut menurut ibu Tasripah adalah masih milik nya, ibu Tasripah Berharap agar kerugiannya bisa di ganti.

Anggota DPRD Sarolangun Fadlan Kholiq, Zabidi saat menemui para pendemo dari LSM SP3LH

Aksi Demonstrasi yang digelar LSM SP3LH mendapatkan perhatian dari DPRD Kabupaten Sarolangun, tampak Fadlan Kholiq, bersama rekannya Zabidi datang menemui para pendemo yang melakukan penghadangan mobil Hauling batubara milik PT AJC.

Dalam kesempatan tersebut, Fadlan Kholiq mengatakan bahwa sebelum dirinya datang menemui pendemo telah menemui ketua DPRD Sarolangun, dan dirinya diarahkan untuk menemui para pendemo dari LSM SP3LH.

” Ada yang ingin Saya sampaikan sebelum kami tadi hadir ke sini kami baru saja rapat hari ini bersama dengan pak Kapolres yang di hadiri Kabag OPS, asisten dan Stakeholder yang lain Khusus membahas tentang tuntutan masyarakat terhadap PT AJC,” kata politisi Partai PKS ini.

Dikatakan Fadlan, salah satu kesimpulan dari hasil rapat tersebut bahwa disampaikan oleh pimpinan itu sudah empat kali rapat, waktu rapat terakhir kemarin itu sudah minta data-data lengkapnya sehingga DPRD bekerja bisa dengan data-data itu.

” Alhamdulillah data dari masyarakat yang mengajukan aspirasi ini itu sudah masuk, kita sudah lihat dan sudah lengkap, dan saya hadir ini dengan staf DPRD kami minta Surati perusahaan,” katanya.

Pihaknya juga sudah pernah menyurati untuk minta data perusahaan tapi hari ini belum di sampaikan, dan pihaknya akan menyurati lagi pihak AJC. Namun kalau mereka punya data tolong kirim datanya ke DPRD Sarolangun.

” Kedua hasil kesepakatan tadi insyallah besok kami akan Paripurna akan membentuk Pansus, apa pansus itu Pansus itu panitia khusus untuk menyelesaikan itu, kalau hanya sekedar anggota DPRD atau komisi kewenangan nya terbatas,” katanya.

Setelah audiensi antara LSM SP3LH dan DPRD Sarolangun tersebut, aksi unjuk rasapun berakhir dengan aman dan tertib.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU