
KABAR SAROLANGUN – Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijiriyah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Jum’at (14/02/2026) di Kedai Pangan Kabupaten Sarolangun, Pasar Atas Sarolangun, Kelurahan Pasar Sarolangun, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah se-Indonesia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026 dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Gerakan Pangan Murah ini dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM yang berjalan dengan lancar.
Hadir langsung Wakapolres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasubbid Intelijen Kejari Sarolangun Meiza, SH, Kepala BPS Sarolangun Baktian Nurmantyo, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun Efrianto, M.Pd, Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, S.Sos, Kadis Peternakan dan Perikanan Setiadi, S.Pt.
Hadir juga Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, Sekretaris Dishub Sarolangun Ujang Junaidi, SE, Kabid Bina Program PUPR Sarolangun Guldi, ST, Sekretaris Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Sarolangun Charles Siringgo-Ringgo, jajaran OPD terkait.

Dalam laporannya, Kadis Ketahanan Pangan Efrianto mengatakan kegiatan hari ini merupakan instruksi dari Badan Pangan Nasional melalui Kepala deputinya, instruksi Bapak Gubernur Jambi untuk mengikuti zoom meeting dan kegiatan gerakan pangan serentak se-Provinsi Jambi.
” Kegiatan hari ini dilaksanakan satu hari pada tanggal 13 Februari 2026, ini awalnya di surat Bapanas itu melaksanakannya 3 hari tapi instruksi terakhir hanya cukup satu hari, nanti mendekati idul Fitri itu akan dilaksanakan juga mungkin kegiatannya sehari atau dua hari,” katanya
Lanjut Efrianto, bahwa Gerakan Paangan murah ini menjadi salah satu gerakan yang dilakukan dalam rangka untuk mengintervensi harga di pasaran terutama terkaitkan dengan harga pokok.
” Hari ini kalau kita dari survei di pasar tadi berdasarkan sidak pasar, kita masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), kira contohkan telur tadi di pasar Rp 58 ribu dan di sini dalam Gerakan Pangan Murah kita jual Rp 52 ribu,” katanya.
Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan beras SPHP, Telur, MinyakKita, Minyak Rosebrand, Gula Pasir. Untuk Beras SPHP Kita menjual di harga Rp 60.000 per 5 kg, kemudian gula kemasan Rp 18.500 kg, gula kiloan Rp 17.000 per kg, telur ayam Rp 52.000 per karpet, minyak rose brand Rp 19.500 per liter, minyak tawon Rp 18.000 per liter dan minyakkita Rp 15.700 per liter, dan itu di bawah HET.

Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan bahwa setelah dilakukan sidak pasar ke pasar atas Sarolangun, saat ini harga pangan dan sembako relatif stabil.
Namun tidak menutup kemungkinan dari pengalaman yang ada dan tentunya harga ini sifatnya fluktuatif, maka perlu dilakukan operasi Gerakan Pangan Murah ini.
” Melalui Gerakan Pangan Murah ini, tentunya nanti akan membantu masyarakat. Di pertengahan ini nanti tanggal 15 Ramadan mungkin koordinasi lagi dengan Bulog untuk melaksanakan program ini, karena program seperti ini adalah program yang menyentuh langsung masyarakat,” katanya.
” Jadi tidak ada salahnya untuk penganggaran nanti kita pertimbangkan di APBD perubahan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata dia menambahkan.
Muhammad Arief juga mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan di masa-masa akan datang dan syukur-syukur yang saya sarankan tadi melalui dana CSR, koordinasi yang intens dengan Bulog.
” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Gerakan Pangan Murah se-Indonesia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026 dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, forkopimda, Kepala DKP Sarolangun Efrianto menyerahkan paket sembako Gerakan Pangan Murah yang dibeli langsung oleh masyarakat.
Penulis : A.R Wahid Harahap






