
KABAR SAROLANGUN – Pembangunan tugu biduk Sarolangun telah selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya, dengan sumber dana Forum Corporate Responsibility Social (CSR) Kabupaten Sarolangun dari 25 perusahaan di Wilayah Kabupaten Sarolangun.
Forum CSR Kabupaten Sarolangun yang diketuai oleh Pimpinan Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE dan 25 perusahaan yang ikut berpartisipasi sukses membangun ikon baru tugu biduk Sarolangun tersebut.
25 perusahaan yang menyumbangkan CSR pembangunan tugu biduk tersebut, adalah sebagai berikut :
1. Bank Jambi
2. PTPN VI
3. PT.Primatama Kreasi Mas
4. PT. Bahana Karya Semesta
5. PT. Kresna Duta Agroindo
6. PT. Karet Bathin Delapan
7. PT. Cahaya Mitra Sawit Sarolangun
8. PT. Surya Lestari Usaha Mandiri
9. PT. Anugrah Jambi Coalindo
10. PT. Sarolangun Sawit Makmur
11. PT. IGUN
12. PT. Sinar Agung Persada Mas
13. PT. KBB
14. PT. Critas
15. PT. ATTA
16. PT. Kedaton
17. PT. Sumatra Agro Mandiri
18. PT. Masuji
19. PT. Dua Semeru
20. SKK MIGAS SUMBAGSEL
21. PT. SELERAYA MERANGIN DUA
22. PT. TECKWIN
23. PT. BWP MERUAP
24. PT. SABANG SAWIT NUSANTARA
25. PT. SUKSES GEMILANG PALEM
Saat ini Tugu biduk ini sebagai ikon baru kota Sarolangun telah berdiri kokoh dan indah kawasan tepian Cik Minah, seberang Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

Usai dibangun, aset tugu biduk tersebut secara resmi telah diserahkan oleh Kontraktor Pelaksana dari PT Gentala Inspirasi Mahakarya kepada Forum CSR Kabupaten Sarolangun. Kemudian aset tersebut diserahkan kembali Forum CSR Kabupaten Sarolangun kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Serah terima aset tugu biduk ini diserahkan oleh kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya Ar H Ibnu Ziyadi MZ, ST, MH, IAI, kepada Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan, SE, dan kemudian diserahkan oleh Ketua forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan kepada Bupati Sarolangun H Hurmin, Jumat (23/01/2026) di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.
Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan mengucapkan terima kasih kepada 25 perusahaan yang berpartisipasi dan semua pihak terkait dalam mensukseskan pembangunan tugu biduk ini dengan berpartisipasi langsung baik dalam suka dan duka selama pembangunan tugu biduk ini yang terasa sangat luar biasa.
” Saat itu seharusnya akan mundur pada saat itu karena sudah tidak ada progres lagi. Kita bersiap untuk mundur, saya juga sampaikan kepada bapak bupati lalu Bapak Bupati bilang tidak mungkin kita untuk mundur lagi, kata beliau buat selesaikan,” katanya.
” Dan alhamdulillah berkat perjuangan sama-sama, berkat doa dan iktikad baik bahwa pada pagi hari ini tanggal 23 Januari 2026 kita bisa merealisasikan, kita bisa mewujudkan impian dan cita-cita kita semua bahwa tugu biduk itu harus selesai,” kata dia menambahkan.
M Ridwan juga mengharapkan agar nantinya tugu biduk ini agar bisa menjadi destinasi wisata yang baru bagi masyarakat, maka dari itu masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam menjaga dan merawat tugu biduk ini dengan baik, salah satunya dengan menyiapkan kelembagaan komunitas masyarakat yang nantinya ada regulasi kerjasama dalam pengelolaan aset.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan yang tergabung dalam forum CSR serta kepada kontraktor pelaksana atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan tugu biduk ini.
” Sinergi seperti inilah yang sangat kita harapkan terus menerus dan ditingkatkan di masa yang akan datang, kami sampaikan dalam kesempatan ini seluruh OPD, pak sekda, perusahaan yang berpartisipasi Kita doakan kawan-kawan perusahaan diberikan kemudahan untuk berusaha di wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Hurmin menegaskan bahwa hadirnya perusahaan dalam melaksanakan investasi tentu harus bisa memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat Sarolangun pada umumnya.
Maka iapun memberikan apresiasi yang tinggi bagi perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan tugu biduk Sarolangun ini.
” Alhamdulillah dengan doa dan semangat bersama, pembangunan tugu biduk ini terlaksana juga,” katanya.
Hurmin menyebutkan bahwa tugu Biduk ini hadir sebagai ikon baru Kabupaten Sarolangun, dimana bukan sekedar berbagai bangunan visual tetapi sebagai rangkuman sejarah budaya dan identitas masyarakat Sarolangun yang hidup dan terus bergerak.
Pada bagian paling atas tugu biduk ini di mahkotai pucuk pakis sebagai simbol kehidupan yang tak pernah habis.
” Pucuk paku dipetik pagi dan sore namun selalu tumbuh kembali dan berbagai simbol lainnya seperti tulang batik atau pengayuh biduk dan simbol biduk yang filosofinya menggambarkan masyarakat sarolangun adalah pribadi tangguh, pantang menyerah dan selalu bangkit meski berkali-kali diuji jaman,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST, Kasatpol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadis Perkim Sarolangun Drs Tarmizi, Pihak perwakilan 23 perusahaan pembangunan tugu biduk, Kabid Penanaman Modal Desi Oktawati, SE, MM, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Lurah Sarkam Aripin Siregar, serta tim Gentala Inspirasi Mahakarya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






