spot_img

Pemkab Sarolangun Anggarkan Pembukaan Jalan Baru Dari Desa Muara Air Duo Menuju Desa Bukit Berantai, Bupati Sarolangun Hurmin Sampaikan Ini

Bupati Sarolangun Hurmin saat mengendarai sepeda motor dari Desa Bukit Berantai menuju Desa Muara Air Duo

KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tahun 2026 menganggarkan untuk pembukaan jalan baru dari Desa Muara Air Duo Menuju Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai.

Pembukaan jalan baru ini lebih kurang sepanjang 4 kilo meter, yang tentunya dalam memberikan akses transportasi yang mudah, aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pasalnya, kondisi jalan dari Desa Muara Air Duo Menuju Desa Bukit Berantai ini saat ini sangat banyak berlobang, dan jalan setapak yang sudah hancur, sehingga masyarakat pun sangat membutuhkan jalan yang baru yang bagus.

Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Batang Asai, khususnya Desa Bukit Berantai, Sabtu (09/05/2026), Bupati Sarolangun Hurmin beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun juga melewati akses jalan setapak yang sudah hancur tersebut dan jalan poros yang menjadi akses utama bagi masyarakat untuk keluar masuk antar desa.

Tentu suka duka akses jalan tersebut turut dirasakan Bupati Sarolangun Hurmin dan jajaran Forkopimda sebagaimana yang dirasakan masyarakat selama ini.

Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa tahun 2026 ini anggaran pembukaan jalan baru dari Desa Muara Air Duo ke Desa Bukit Berantai ini telah dialokasikan. Pembangunan jalan baru nantinya akan dilakukan melalui swakelola bersama Karya Bakti TNI dengan panjang lebih kurang 4 kilo Meter.

” Yang jelas anggarannya sudah ada, untuk pembukaan jalan baru dengan karya bakti TNI, dan masyarakat musyawarah dan sepakat dulu jalan mana yang akan kita buka. Lebih kurang 4 kilo meter dari Muara Air Duo,” katanya.

Bupati Sarolangun Hurmin saat menyapa warga Desa Bukit Berantai
Bupati Sarolangun Hurmin saat menyampaikan program pembukaan jalan baru kepada masyarakat yang disambut bahagia oleh warga

Kata Hurmin, untuk pembukaan jalan baru ini belum diputuskan lokasinya, apakah memang jalan yang lama atau akses jalan lain yang dibuka.

Kalau akses jalan baru, tentu ke depan akan menjadi babak baru bagi masyarakat dan Pemerintah Desa untuk pengembangan desa kedepan.

” Kami berpikir lebih baik jalan baru untuk pengembangan desa, kalau jalan lama itu pas ngerjakan mengganggu aktivitas masyarakat dan jalan setapak itu hancur apalagi alat berat, ini belum siap ini sudah rusak,” katanya.

” Kalau kami berpikir untuk jangka panjang lebih bagus buka jalan baru kalau memang masyarakat ada pembebasan tanah. Harus selesai tahun 2026,” kata dia menambahkan.

Kunjungan itu turut didampingi Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Anggota DPRD Sarolangun Tabroni, S,E, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Asisten 1 Sarolangun Muliyadi, S.Sos dan Asisten 2 Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kadis Sosial Sarolangun Drs Muhammad Idrus, dan Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST diwakili Kabid BM Fatra Hastian

Hadir juga Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kasatpol PP Sarolangun Helmi, SH, MH, Kabag Hukum Setda Sarolangun, Kabag Umum Setda Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kabag Prokopim Setda Sarolangun Imron, S.STP, Camat Batang Asai Asmiati, S.Pd.I, Unsur Tripika Kecamatan Batang Asai, dan para Kepala Desa se-Kecamatan Batang Asai.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU