Senin, April 15, 2024
BerandaDAERAHPengurus PPJ Kabupaten Sarolangun Masa Bakti 2023-2027 Resmi Dikukuhkan 

Pengurus PPJ Kabupaten Sarolangun Masa Bakti 2023-2027 Resmi Dikukuhkan 

Erry Harry Wibawa Pimpin PPJ Sarolangun 

pengurus PPJ Kabupaten Sarolangun Priode 2023-2027 saat dikukuhkan

KABAR SAROLANGUN – Pengurus Paguyuban Pasundan Jambi (PPJ) Kabupaten Sarolangun untuk masa bakti 2023-2027 resmi dikukuhkan, Sabtu (09/12/2023) di gedung LPTQ Sarolangun.

Pengukuhan tersebut dilakukan langsung Ketua PPJ Provinsi Jambi H Dedi Wadirman, dalam rangkaian kegiatan pagelaran seni budaya sunda dan jajan kuliner khas Sunda, yang berlangsung dengan sukses.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati Sarolangun diwakili Staf Ahli Bupati Sarolangun H Muhammad, S.Ag, Pembina PPJ Provinsi Jambi Ibu Hj Ratu Munawarah, Jajaran Forkompinda Sarolangun, Anggota DPRD Sarolangun Drs H Fahrul Rozi, M.i, Ketua PPJ Kab. Sarolangun Erry Harry Wibawa, S.Hut, M.Sc, M.Eng, Asisten III Setda Sarolangun Hazrian, SE, M.Si, Kepala DPAD Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM.

Selain itu hadir, juga Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun H Helmi, SH, MH, Ketua Persatuan Paguyuban Jawa, tokoh masyarakat Sarolangun, para pengurus serta masyarakat Sarolangun yang berasal dari Sunda.

Dalam kesempatan itu, Ketua PPJ Kabupaten Sarolangun Erry Harry Wibawa mengatakan bahwa tentunya dirinya akan senantiasa siap memimpin dan membawa organisasi PPJ di Kabupaten Sarolangun untuk dapat menjalankan eksistensi dengan menjalankan program yang ada.

Namun untuk menjalankan itu tentu Tidak lepas dari doa dan restu semua stake holder terkait khususnya dukungan dari seluruh jajaran pengurus PPJ dan masyarakat Sarolangun umumnya serta khususnya masyarakat yang berasal dari Sunda.

” Organisasi Sunda sudah berdiri sudah lama, di Provinsi Jambi. Sehingga diharapkan tidak ada lagi persatuan kelompok-kelompok warga Sunda berdasarkan wilayahnya. Dan di Sarolangun, baru didirikan sekitar satu tahun yang lalu,” katanya.

Ketua PPJ Sarolangun Erry Harry Wibawa saat menerima bendera petaka untuk dikibarkan di Sarolangun

Menurutnya, untuk menjadikan organisasi ini sebagai organisasi masyarakat yang besar, produktif yang tentunya membutuhkan kerja sama yang besar. Maka iapun berharap dukungan dari semua segenap jajaran pengurus dan warga Pasundan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

” Tunjukkan kalau warga Sunda itu ada dalam berkontribusi untuk pembangunan daerah di Kabupaten Sarolangun dari berbagai sektor, dan kita harus bisa apapun profesi kita, kita harus menekuninya secara profesional sehingga menjadi seorang ahli yang bisa diandalkan,” katanya.

” Orang Sunda terkenal harus memiliki manfaat bagi semuanya, intinya kita adalah berusaha, bermasyarakat dan harus bisa bermanfaat bagi orang sebagaimana sabda Rasulullah sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Ketua PPJ Provinsi Jambi Dedi Wadirman mengatakan secara legal standing paguyuban Pasundan ini di Sarolangun sudah berdiri, kedepannya dia berharap orang-orang Sunda yang ada di Sarolangun harus berperan aktif dalam rangka ikut serta membangun dari sektor apapun baik pembangunan, seni budaya, maupun UMKM demi terlaksana pembangunan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

” Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun dari sektor apapun sesuai dengan tujuan didirikan persatuan PPJ Di Provinsi Jambi ini,” kata pria asal Tasikmalaya ini.

Dijelaskannya, bahwa PPJ Provinsi Jambi misinya hanya tiga yakni pertama, ajang silaturrahmi, ingin mempersatukan warga Pasundan yang ada di Provinsi Jambi untuk dijadikan satu wadah. Kedua, untuk mengangkat kembali seni budaya Sunda yang ada di Provinsi Jambi untuk dikenalkan ke masyarakat luas, salah satunya seni budaya wayang golek. Dan ketiga, untuk menjalankan program baik jangka pendek, menengah maupun panjang, dan program UMKM.

” Melalui persatuan PPJ ini diharapkan seluruh warga Sunda harus saling menjaga dan menghormati serta menjaga nama baik PPJ di provinsi Jambi umumnya dan di kabupaten Sarolangun khususnya,” katanya.

Staf ahli Bupati Sarolangun H Muhamamd, Ketua PPJ Provinsi Jambi Dedi Wadirman, Pembina PPJ Hj Ratu Munawwarah, Para kepala OPD dan masyarakat sunda yang hadir

Disamping itu, Staf Ahli Bupati Muhammad dalam kesempatan itu menyampaikan sambutan PJ Bupati Sarolangun. Kata Muhammad, bahwa Atas nama Pemerintah Kabupaten sarolangun mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya pengurus Paguyuban Pasundan Jambi (PPJ) Kabupaten Sarolangun Priode 2023-2027.

” Kita tahu hari ini juga pagelaran seni budaya Sunda dan jajanan kuliner, yang tentunya kami ucapkan selamat dan sukses atas kegiatan ini,” katanya.

Menariknya, Muhammad menganalogikan bahwa orang-orang Sunda memiliki pilosofi yang bagus, diibaratkan dalam uang Rp 1.000,- bahwa memang dalam realita kehidupan uang tersebut tidak ada apa-apanya.

Namun dalam pilosofi orang Sunda, bahwa uang 1.000 memiliki makna yang bagus, dimana dalam uang tersebut didalamnya memiliki angka nol tiga.

” Angka nol pertama adalah orang yang intelektual, artinya paguyuban Pasundan Jambi memiliki kemampuan sesuai akar kelahiran. Nol kedua adalah Paguyuban Sunda juga kita tahu memiliki kemampuan, banyak orang orang Sunda yang hebat karena memiliki kecerdasan dan juga nol ketiga memiliki skill atau keterampilan,” katanya.

” Namun ketiga Nol itu tidak akan berarti bila tidak ada angka satu yang bermakna adalah persatuan. Itulah pilosofi yang ada dalam warga Sunda. Semoga kedepan organisasi PPJ di Kabupaten Sarolangun bisa berperan aktif dalam pembangunan daerah yang kita cintai,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments