
KABAR SAROLANGUN – Terkait gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Di Kabupaten Sarolangun yang tertunda, akhirnya dipastikan gaji tersebut akan cair dalam waktu dekat ini.
Hal itu dipastikan langsung Bupati Sarolangun H Hurmin dalam keterangan Pers, Senin (10/08/2026), yang menyebutkan pembayaran gaji ke-13 ASN ini dicarikan pada bulan Agustus 2026 ini.
” Insa Allah bukan ini akan cair. Kami mengusulkan ke Kementerian Keuangan dan alhamdulillah sudah turun transfer dari kementrian keuangan dan dalam waktu dekat insya Allah mudah-mudahan akan kita cairkan gaji 13-nya,” katanya.
Hurmin juga mengucapkan terima kasih kepada Mentri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Budi Sadewa yang telah mengabulkan usulan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk pembayaran gaji ke-13 tersebut lebih kurang 37 Miliar Rupiah.
Begitu juga kepada seluruh ASN baik PNS maupun PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang sudah bersabar menunggu pencairan gaji yang sebelumnya tertunda dan sempat heboh di media sosial
” Saya, atas nama pribadi dan Bupati Sarolangun menyampaikan kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Sarolangun yang insya Allah soal gaji 13 yang kemarin heboh di media sosial dan memang waktu itu anggarannya kita tidak ada,” katanya.
” Jadi bagi para ASN, Kami selaku Pemerintah Kabupaten Sarolangun Bukan sengaja, memang situasi dan kondisinya yang memang waktu itu kita kaji secara matang anggarannya tidak ada,” kata dia menambahkan.
Sebelumnya, Bupati Sarolangun Hurmin juga sempat menegaskan apabila anggaran telah ada tentu akan segera dicairkan. Maka dari iapun meminta agar seluruh ASN nantinya setelah menerima gaji ke-13 ini untuk mempergunakannya dengan sebaik mungkin, seperti untuk kebutuhan anak sekolah.
” Saya sampaikan waktu itu, Kalau ada duitnya insya Allah pasti kita bayar. Nah, ini janji kami, karena uangnya sudah ada, insya Allah dalam waktu dekat kami nanti surati seluruh OPD untuk menyiapkan secara aturannya supaya dibayarkan gaji yang ke-13 di bulan ini,” katanya
” Keterlambatan ini yang jelas dalam penganggaran kemarin kita sudah melihat anggaran tidak cukup. Saya ini tidak mau orangnya berandai-andai, kita tulis saja tapi barangnya tidak ada. Saya tidak mau kalau yang namanya ngomong-ngomong saja tapi tidak ada bukti nyata. itu saya tidak mau,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap


