spot_img

Untuk Kedua Kalinya, Ponpes Rahmatul Ummah Kembali Gelar Sholat Istisqo Di Jum’at Berkah

PCNU Serukan Lembaga Pendidikan Untuk Sholat Istisqo’ 

Yayasan, Pimpinan, Para Ustadz dan Ustadzah serta santriwan/Santriwati ponpes Rahmatul Ummah saat sujud dalam kegiatan sholat Istisqo’ meminta kepada Allah SWT untuk diturunkan hujan di wilayah Kabupaten Sarolangun khususnya dan umumnya Provinsi Jambi

KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka meminta kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan, Pondok Pesantren Rahmatul Ummah kembali menggelar sholat Istisqo’ untuk yang kedua kalinya di Hari Jum’at yang penuh berkah.

Sholat Istisqo’ secara berjamaah ini digelar Jum’at (04/09/2026) di Lapangan Futsal, Pondok Pesantren Rahmatul Ummah, Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Zulhitmi, M.Pd.I yang juga Sekretaris PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Sarolangun, Pimpinan Ponpes Rahmatul Ummah Samsul Huda, S.Pd.I, Sekretaris Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Dedi Kurniawan, SE, Imam Sholat Istisqo’ Syekh Abdullah, para Kepala Sekolah SD-IT, SMP-IT, SMA-IT serta para majelis Guru, Ustadz dan Ustadzah segera para santriwan/Santriwati yang antusias melaksanakan sholat minta hujan tersebut.

Pelaksanaan sholat Istisqo’ ini juga dalam rangka menindak lanjuti surat edaran Bupati Sarolangun untuk seluruh lapisan masyarakat Sarolangun agar melaksanakan sholat Istisqo. Dimana Sholat Istisqo ini merupakan sholat sunnah untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.

Pasalnya Wilayah Kabupaten Sarolangun saat ini masih terjadi kemarau panjang dan kekeringan, bahkan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus terjadi.

Ketua Yayasan Zulhitmi, Pimpinan Ponpes Rahmatul Ummah Ustadz Samsul Huda, Sekretaris Yayasan Dedi Kurniawan dan para jamaah sholat Istisqo’

Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Rahmatul Ummah Ustadz Samsul Huda mengatakan bahwa Sholat Istisqo hukumnya Sunnah muakkad yang berarti sangat dianjurkan dengan dilaksanakan sholat berjamaah, apabila bumi sudah tandus, musim kemarau, air kering, tanaman kering, kebakaran hutan dan lahan.

” Kita beristigoshah dengan banyak beristigfar, banyak bertaubat, berdoa, berpuasa, bersedekah dan berbuat amal kebaikan. Sholat Istisqo’ ini yang berselisih didamaikan, di sunahkan puasa tiga hari. Sholat Istisqo’ itu dua rakaat seperti sholat hari raya dan dilakukan khutbah seperti sholat hari raya, dan memperbanyak istighfar didalam khutbah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Zulhitmi mengatakan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ustadz Samsul Huda terkait dengan upaya sebagai umat muslim bagaimana menyikapi kondisi alam hari ini yang memasuki musim kemarau mengakibatkan kekeringan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

” Namun kami hari ini satu poin terkait dengan yayasan pondok pesantren Rahmatul Ummah bagaimana upaya ini terus kami jalankan setiap Jum’at akan kami lakukan sholat istisqo ini dengan harapan Sarolangun, wabil khusus Provinsi Jambi dan Indonesia mendapat berkah dari Allah SWT dengan diturunkannya hujan agar dapat mengatasi kekeringan saat ini,” katanya.

Selaku pengurus PCNU Kabupaten Sarolangun, Zulhitmi juga mengajak serta menyerukan kepada seluruh jajaran lembaga pendidikan, Wabil khusus Pondok Pesantren untuk menyikapi surat edaran Bupati Sarolangun dan surat undangan bapak Bupati hari Rabu yang lalu untuk melaksanakan sholat istisqo dimanapun berada.

” Dan harapan kami kepada lembaga pendidikan semuanya, baik itu pendidikan pondok pesantren maupun SMA, SMP untuk melakukan upaya sholat Istisqo ini, semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Doa bersama
Ketua Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Zulhitmi saat diwawancarai awak media

Ditegaskannya, pelaksanaan sholat Istisqo’ ini akan terus dilakukan oleh pondok pesantren Rahmatul Ummah hingga nantinya doa diturunkannya hujan dikabulkan oleh Allah SWT.

” Upaya terus berjalan sampai apa yang kita inginkan itu tercapai. Dan bahkan beliau boleh kita dalam istilahnya menyombongkan diri dengan Tuhan, Tuhan kami sudah bersedekah, yuk berikan kami keberkahan (hujan turun). Dan mohon maaf lagi detail dari beliau tadi bahwa menyampaikan sholat istiqo itu sampai membawa anak kecil. Nah ini juga salah satu langkah-langkah yang strategis dalam sistem sholat istiqo ini,” katanya.

Zulhitmi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bermunajat dengan memohon kepada Allah SWT secara khusuk, dan hujan pun segera diturunkan di Kabupaten Sarolangun.

Dengan turunnya hujan, tentu kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Sarolangun bisa diatasi.

” Di tengah kemarau panjang dan kekeringan yang melanda, mari kita bersama-sama meningkatkan ikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan Sholat Istisqo,” katanya.

” Mari perbanyak istighfar, doa, taubat, puasa sunnah, sedekah, serta amal kebaikan. Semoga melalui ikhtiar dan doa bersama, Allah SWT mengabulkan permohonan kita serta menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU