
KABAR SAROLANGUN – Musim kemarau terus terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun, lebih dari dua bulan tidak ada hujan turun yang berdampak kekeringan, bahkan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus terjadi.
Bupati Sarolangun H Hurmin pun telah menginstruksikan untuk seluruh lapisan masyarakat Sarolangun agar melaksanakan sholat Istisqo. Dimana Sholat Istisqo ini merupakan sholat sunnah untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan ketika terjadi kemarau panjang dan kekeringan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Pauh bersama forkopimcam, tolong agama, tokoh masyarakat, dan segenap masyarakat Kecamatan Pauh melaksanakan Shalat Istisqo’, Rabu (02/09/2026).
Camat Pauh Ahmad Mawaddah mengatakan bahwa pelaksanaan sholat istisqa’ ini dilaksanakan dalam rangka memohon kepada Allah SWT untuk memberikan keberkahan dengan diturunkannya hujan.
Sebab, saat ini di Kabupaten Sarolangun dilanda kekeringan dan ancaman bencana kabut asap yang sudah terjadi belakangan ini.
” Sholat Istisqo ini dalam rangka meminta hujan, dimana kita di landa kekeringan, suhu panas, sehingga terjadi kekeringan dan dampaknya banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bermunajat dengan memohon kepada Allah SWT secara khusuk, dan hujan pun segera diturunkan di Kabupaten Sarolangun.
Dengan turunnya hujan, tentu kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Sarolangun bisa diatasi dan sumber air bagi masyarakat kembali normal dari kekeringan.
” Di tengah kemarau panjang dan kekeringan yang melanda, mari kita bersama-sama meningkatkan ikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan Sholat Istisqo,” katanya.
” Mari perbanyak istighfar, doa, taubat, puasa sunnah, sedekah, serta amal kebaikan. Semoga melalui ikhtiar dan doa bersama, Allah SWT mengabulkan permohonan kita serta menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap


