
KABAR SAROLANGUN – Kegiatan Musrenbang di tingkat Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun telah usai dilaksanakan di seluruh kecamatan.
Terakhir kalinya dilakukan di tingkat Kecamatan Sarolangun, yang merupakan kecamatan yang kesebelas kalinya dari 11 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.
Musrenbang Kecamatan Sarolangun ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE yang dihadiri Anggota DPRD Sarolangun Yusuf Helmi AB, Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Kadisnakan Kabupaten Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kadis Perkim Sarolangun Drs H Tarmizi, Para Kepala OPD atau mewakili, Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE.
Hadir juga Kabid PPEPD Bappeda Sarolangun Muhammad Ihsan, Kabid Litbang Alkhawarizmi, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, beserta unsur Forkopimcam, Para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sarolangun, Para Ketua BPD dan anggota se-Kecamatan Sarolangun, Para Pendamping Desa, Delegasi Desa/Kelurahan, Koordinator PL KB, Koordinator PKH, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar mengatakan pihaknya memberikann ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sarolangun yang telah berupaya menyelenggarakan Musrembang Kecamatan ini.
Selanjutnya, para Lurah, para Kades, para operator tingkat desa yang telah melaksanakan musrenbang di tingkat Desa maupun di tingkat Kelurahan di kecamatan Sarolangun.
” Terima kasih juga kami sampaikan kepada operator desa kelurahan dan tim Verofikator Kecamatan yang telah menyampaikan inputan Melalui aplikasi sistem informasi Pembangunan Daerah atau SIPD,” katanya.

Pihaknya juga tentunya melakukan perekaman terhadap usulan program pembangunan yang telah di input masing-masing operator desa dan kelurahan.
Kata Ali Umar, untuk inputan dari Kelurahan dan para kepala desa yang ada dalam Kecamatan Sarolangun yaitu sebanyak 186 item usulan.
” Mudah-mudahan hasil usulan yang sudah direkap nanti akan kita teruskan menjadi masuk ke dalam dokumen RKPD,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan musrenbang kecamatan di tingkat kabupaten Sarolangun dalam kabupaten Sarolangun ini dimulai dari tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan 11 Februari 2026.
Musrenbang Kecamatan pada hari ini tingkat kecamatan yang terakhir dilaksanakan di Kecamatan Sarolangun yang ke-11 dan kita laksanakan di tanggal 11.
” Ini ada korelasi kode alam, tanggal cantik dan urutan cantik. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan membawa dampak yang lebih baik atau menjadi starting point untuk melangkah ke tahapan selanjutnya di tahapan perencanaan pembangunan,” katanya.
” Dari 186 usulan, nanti kita lanjutkan ke tahapan forum perangkat daerah, kita diskusikan dan sinkronkan dan sepakati bersama nantinya, untuk nantinya bisa kita masukkan ke dalam RKPD tahun 2027,” kata dia menambahkan.
Namun kata Ali Umar, tentunya usulan pembangunan dari seluruh desa dan kelurahan di masing-masing kecamatan nantinya akan dibahas kembali di tingkat Kabupaten dalam forum Perangkat Daerah, Konsultasi Publik, hingga Musrembang RKPD Kabupaten Sarolangun.
” Kita mengacu sekala prioritas yang benar-benar urgent sesuai kebutuhan masyarakat yang akan kita masukkan ke dalam dokumen RKPD tahun 2027 mendatang. Mudah-mudahan usulan ini dapat diakomodir atau masuk ke dalam dokumen RKPD tahun 2027 mendatang,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan musrenbang di tingkat kecamatan ini merupakan suatu wadah musyawarah dalam hal menyampaikan usulan, menyepakati, menyelaraskan, menyingkronkan semua usulan yang akan disampaikan atau kita pertimbangkan untuk diteruskan kepada tahapan perencanaan pembangunan selanjutnya.
” Kami menyadari bahwa banyak usulan yang tidak terakomodir dan tidak masuk dalam dokumen RKPD tahun 2026 ini, maka kami sampaikan bahwa hal ini sangat dipengaruhi keterbatasan APBD kita, dengan berkurangnya TKDD dan Dana Desa,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






