spot_img

Wabup Gerry Trisatwika Dampingi Gubernur Jambi Al Haris Serahkan Bantuan Beras CPPD 33,2 Ton Bagi Korban Banjir Di Empat Kecamatan 

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat menerima bantuan beras CPPD secara simbolis dari Gubernur Jambi Al Haris

KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE mendampingi langsung Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos, MH menyerahkan secara simbolis bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Provinsi Jambi sebanyak 33,2 Ton lebih untuk masyarakat terdampak banjir di empat Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun tahun 2026, Sabtu (13/06/2026) di Aula Kantor Camat Kecamatan Bathin VIII.

Keempat Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sarolangun dengan jumlah Jiwa 5.003 orang sebanyak 15.009 Kg (15 ton) Beras, Kecamatan Bathin VIII dengan jumlah Jiwa 1.435 orang sebanyak 4.305 Kg (4,3 ton) Beras, Kecamatan Pauh dengan jumlah Jiwa 208 orang sebanyak 624 Kg Beras dan Kecamatan Mandiangin jumlah Jiwa 146 orang sebanyak 438 Kg Beras, dan bantuan yang diserahkan dengan toal 33.228 Kg (33,2 Ton) beras.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Danramil 420-03 Pauh Kapten Husnan Effendi, Kapolsek Bathin VIII Iptu Erik Kurniawan, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, S.E., ME, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun Ardian Setiawan, SE.

Hadir juga Kadis Ketahanan Pangan Sarolangun Efrianto, S.Pd., M.Pd, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Camat Bathin VIII Azra’i Abbas, M.Pd.I, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, S.STP, Para Lurah dan Kepala Desa, Tokoh masyarakat dan masyarakat penerima bantuan.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika
Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika saat menyerahkan bantuan beras secara simbolis ke warga yang terdampak banjir

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun yang terdampak bencana banjir Tahun 2026.

” Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus berupaya melakukan penanganan melalui koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Gerry Trisatwika mengharapkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta membantu memenuhi kebutuhan pangan selama masa pemulihan.

” Saya berharap dengan bantuan ini semoga dapat meringankan segala kebutuhan para korban banjir yang terdampak,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sarolangun dan berharap masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Bantuan beras cadangan pangan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan pasca banjir,” katanya.

Al Haris menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah.

Dimana bantuan yang diberikan merupakan langkah cepat pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sarolangun.

” Bantuan beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, baik melalui bantuan pangan maupun program-program lainnya untuk membantu masyarakat bangkit kembali,” katanya.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan arahan

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk terus melakukan pemantauan, pendataan, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten agar penanganan dampak banjir dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

” Bantuan ini tidak hanya untuk bencana. Ketika terjadi rawan pangan atau harga beras mengalami kenaikan yang berdampak pada masyarakat, pemerintah dapat menyalurkan cadangan pangan sebagai langkah intervensi,” katanya.

Selain itu, Pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran yang memadai guna menjamin ketersediaan stok cadangan pangan. Dengan demikian, pemerintah memiliki kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Maka ia pun mendorong percepatan pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Sarolangun. Sebab, keberadaan gudang Bulog sangat penting untuk memperkuat sistem ketahanan pangan daerah karena berbagai komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng dapat disimpan sebagai cadangan pemerintah.

” Kita dorong agar gudang Bulog segera dibangun di Sarolangun. Nanti beras dan minyak dapat disimpan di sini sehingga kebutuhan cadangan pangan daerah lebih terjamin. Saat ini kita masih menunggu penyelesaian lahan, setelah itu akan segera kita koordinasikan dengan Bulog agar prosesnya lebih cepat,” katanya.

Poto bersama

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU