
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin secara resmi telah melakukan launching Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maju sekaligus membuka Sinkronisasi pelaksanaan Pemberdayaan Industri dalam rangka mewujudkan Sarolangun Maju 2025-2030, Rabu (24/06/2026) di Aula Dinas Kopurindag Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Plt Kadis Kopurindag Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief dan Nara Sumber Dari Dinas Kopurindag Provinsi Jambi.
Hadir sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun Ardian Setiawan, SE, Para Camat se-Kabupaten Sarolangun, Pimpinan Bank BRI Cabang Sarolangun Diwakili Bpk. Hendri, Jajaran TP PKK Sarolangun, Puluhan Pelaku UMKM serta instruktur Pelatihan UMKM.
Launching UMKM Maju ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sarolangun H Hurmin didampingi Ketua Dekranasda Ny Hj Risha Fitria, serta jajaran OPD terkait, yang merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan UMKM di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga program ini dapat diluncurkan pada hari ini.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional maupun daerah, berbagai program pembangunan UMKM di Indonesia menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas akses pemasaran digitalisasi dan pembiayaan menjadi kunci utama agar UMKM dapat tumbuh dan naik kelas di Kabupaten Sarolangun.
” UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan serta menggerakkan ekonomi kerakyatan hingga ke desa-desa,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan perubahan pola perdagangan yang semakin digital, pelaku UMKM dituntut untuk lebih inovatif, adaptif dan kompetitif. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menghadirkan program UMKM Maju selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun 2025-2030 sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong transformasi dan penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah.
” Program ini tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial saja tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun UMKM yang modern dalam pengelolaan usaha adaptif terhadap pengembangan teknologi dan pasar jaringan usaha yang luas dan berkelanjutan, unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Hurmin.
Selain itu, melalui program UMKM maju, Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan fokus pada beberapa agenda strategis yaitu yang pertama peningkatan kapasitas dan kualitas SDM pelaku UMKM, pelaku usaha akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, pengemasan produk serta peningkatan kualitas produksi.
Yang kedua, perluasan akses pembiayaan pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan perbankan. Alhamdulillah hadir di sini tadi BRI juga hadir BPD Jambi dan lembaga keuangan untuk mempermudah akses modal usaha kredit usaha rakyat ataupun serta berbagai skema pembiayaan produktif lainnya.

Yang ketiga, percepatan digitalisasi UMKM, kita ingin semakin banyak UMKM di Sarolangun yang memanfaatkan teknologi digital, menggunakan transaksi non tunai, memasarkan produknya melalui media sosial dan Platform digital lainnya sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Yang keempat, penguatan akses pasar dan promosi lokal. Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan terus mendorong penggunaan produk lokal dalam berbagai kegiatan pemerintah maupun masyarakat serta memfasilitasi promosi produk unggulan daerah melalui pameran festival dan berbagai event ekonomi kreatif.
Yang kelima, penguatan kemitraan dan kalau berhasil kita membuka ruang yang seluas-luasnya bagi dunia usaha BUMN, BUMD, perbankan, perguruan tinggi dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membina dan mendampingi UMKM agar semakin berkembang.
” Di Kabupaten Sarolangun memiliki UMKM yang berpotensi ekonomi kerakyatan yang sangat luas. Berdasarkan data Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sarolangun saat ini terdapat sekitar 3.946 UMKM yang telah memiliki legalitas usaha dan aktif menjalankan kegiatan ekonomi di berbagai sektor usaha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Tentunya, kata Hurmin bahwa jumlah tersebut menunjukkan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah yang memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat dan pengurangan angka kemiskinan bahkan dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan UMKM di Kabupaten Sarolangun terus menunjukkan trend yang positif.
Berbagai produk unggulan UMKM telah dikenal dan memiliki potensi besar untuk berkembang diantaranya produk olahan kopi khas Sarolangun khususnya kopi dari wilayah batang Asai dan sekitarnya yang saat ini sedang dikembangkan sebagai produk unggulan daerah.

Kemudian aneka makanan dan minuman olahan lokal berbasis hasil pertanian dan perkebunan, kerajinan tangan dan produk ekonomi kreatif berbagai batu lokal, industri pengolahan makanan ringan, kue tradisional dan kuliner khas Sarolangun, produk fashion dan konversi produk unggulan UMKM binaan Daerah seperti kopi Bukit tempurung, teh Desa serta berbagai produk kuliner dan kerajinan lokal lainnya yang telah dipromosikan dalam berbagai pameran di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
” Potensi ini merupakan kekuatan besar yang harus terus kita dorong agar mampu menembus pasar yang lebih luas tidak hanya di tingkat kabupaten sorong dan provinsi Jambi tetapi juga pasar nasional bahkan internasional,” katanya.
Melalui UMKM Maju, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bertekad menjadikan UMKM lokal naik kelas memiliki daya saing tinggi berbasis digital memiliki legalitas yang lengkap serta mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri dan perdagangan yang lebih luas.
” Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk mencintai dan menggunakan produk-produk lokal ketika kita membeli produk-produk UMKM daerah sendiri sesungguhnya kita sedang membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah,” katanya.


” Kita sendiri yang membanggakan daerah kita, niatkan kita membantu saudara kita, keluarga kita bagaimana usaha bisa maju. Mari kita sama-sama mendukung UMKM maju untuk Kabupaten Sarolangun yang kita cintai. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim UMKM Maju Kabupaten Sarolangun resmi kami nyatakan dibuka,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






