
KABAR SAROLANGUN -Bupati Sarolangun H Hurmin memimpin langsung Rapat Tekhnis persiapan Penyelenggaraan Kabupaten Sarolangun Sehat (KKS) verifikasi tahun 2027 mendatang, Kamis (25/06/2026) di ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun.
Rapat tersebut Bersama Tim Forum Kabupaten Sarolangun Sehat (KSS) dan Tim Pembina Kabupaten Sarolangun Sehat serta seluruh jajaran OPD Tekhnis terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim Pembina Kabupaten Sehat/Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Ketua Forum Kabupaten Sarolangun Sehat Drs H Fahrul Rozi, M.Si, Mewakili Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Tokoh masyarakat H Rahman, H Ahmadi, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kadinkes Sarolangun Bambang Hermanto, S.KM, MM.
Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kadis Damkar Sarolangun Trianto, S.IP, ME, Kadisnakan Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kadis Perhubungan Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kabid Kesmas Dinkes Sarolangun Rosalinda, S.KM, Tim Pembina Forum Kabupaten Sarolangun Sehat, dan Anggota Forum Kabupaten Sarolangun Sehat.
Pada kesempatan itu, Ketua Forum Kabupaten Sarolangun Sehat Fahrul Rozi memaparkan bahwa forum Kabupaten Sarolangun Sehat ini dibentuk sejak tahun 2013 lalu, yang tentunya dalam rangka mewujudkan Kabupaten sehat kondisi Kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk di huni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penetapan beberapa tatanan.
” Kita sudah forum KKS dan SK serta tim pembina beserta SK, kemudian ada renja forum KKS Kabupaten, kecamatan dan desa serta tim pembina, adanya Sekretariat forum Kabupaten, Kecamatan dan Pokja desa/kelurahan,” katanya.
” Adanya keanggotaan aktif dan sumber dana dan Kepengurusan sesuai dengan SK Bupati Sarolangun Nomor 110/Dinkes/226 tentang penetapan pembentukan forum Kabupaten Sarolangun Sehat,” kata dia menambahkan.

Di Kabupaten Sarolangun, bahwa dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat, bahwa tahun 2015 telah mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa. Kemudian 2018/2019 kita memperoleh penghargaan tingkat II dengan kategori Swasti Saba Wiwerda.
” Pada tahun 2023, sebenarnya kita mau kejar Swasti Saba Wistara, kita salah satu yang di cek ke lapangan oleh tim dari pusat.
Di Provinsi Jambi, yang sudah Wiwerda ini Kabupaten Sarolangun, Kota Sungai Penuh dan Kota Jambi yang bahkan sudah Wistara,” katanya.
Lalu pada tahun 2025, Kabupaten Sarolangun disebutkan Pabrik Rozi gagal dalam verifikasi, mengingat ada 9 tatanan Kabupaten/Kota sehat baru. Diantaranya (1). Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum (2). Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi. (3) Kawasan Pertambangan Sehat.(4). Kawasan Hutan Sehat.
(5). Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, (6). Kawasan Pariwisata Sehat, (7). Kawasan Pangan dan Gizi, (8). Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri dan (9). Kehidupan Sosial yang sehat.
” Untuk mencapai swastisaba Wistara, pada tahun 2025 kesembilan tatanan ini harus ODF 100 persen dan 9 tatanan harus diatas 9 persen,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin dalam arahannya bahwa Kabupaten Sarolangun bukanlah ajang mengejar penghargaan melainkan perwujudan kondisi daerah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni melalui integrasi forum antar sektor.
” Kita pernah mengukir prestasi meraih swasti Saba padapa tahun 2015, sertifikat partisipasi tahun 2017, swasti Saba wiwerda tahun 2019 dan kembali mendapat padapa di tahun 2023 atas pemenuhan sembilan tatanan penilaian,” katanya.
Maka dari itu, iapun memberikan catatan evaluasi yang sangat keras bagi semua pihak terkait, sebab pada tahun 2025 yang lalu Kabupaten Sarolangun dinyatakan gagal verifikasi. Kegagalan ini disebabkan oleh alasan yang sangat klasik dan tidak boleh terulang kembali yaitu berkas kelembagaan tidak terkumpul sampai batas waktu yang ditentukan serta berkas tatanan rendah di masing-masing OPD teknis yang tidak ada terinput oleh penunjukan lemahnya koordinasi dan kurangnya komitmen serius dari para kepala OPD
” Hari ini saya menegaskan komitmen mutlak yang wajib dipenuhi oleh setiap OPD teknis dalam pemenuhan 9 tatanan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Besar harapan kita untuk lolos diverifikasi pada tahun 2027 yang mendatang,” katanya.
” Seluruh dokumen penilaian harus dipersiapkan tahun 2026 ini untuk penilaian pada tahun 2027 nanti menghadapi tahun verifikasi 2027. Harapan besar saya sampaikan kepada seluruh jajaran yang pertama saya berharap nilai-nilai Kabupaten Sarolangun ini benar-benar terinternalisasi di tengah-tengah masyarakat bukan sekedar di atas kertas saat verifikasi,” kata dia menambahkan.

Hurmin juga berharap seluruh instansi bergerak cepat dalam memperbaiki sistem pelaporan dan ia tidak mau lagi mendengar ada data tatanan yang luput atau terlambat di input. Sehingga pada verifikasi tahun 2027 nanti, Kabupaten Sarolangun mungkin dari kegagalan yang masa lalu akan mampu meraih kembali penghargaan swasti saba.
” Tapi kita bukan lagi sekedar pemantapan (Padapa) melainkan melangkah lebih maju ketat pembinaan atau wiwerda atau bahkan pengembangan (wistara) melalui kerjasama yang solid. Memang saat ini kegiatan dan data harus lengkap semua, maka kami mohon seluruh OPD mari kita dukung bersama ini untuk kebaikan dan kemajuan kita bersama,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan rapat Tekhnis persiapan Penyelenggaraan Kabupaten Sarolangun Sehat Verifikasi Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta tim pembina dan forum Kabupaten Sarolangun Sehat beserta jajaran OPD Tekhnis melakukan dialog bersama membahas persiapan Penyelenggaraan Kabupaten Sarolangun Sehat Verifikasi tahun 2027 mendatang.
Penulis : A.R Wahid Harahap






