spot_img

Hari Pangan Sedunia Tahun 2026, DKP Sarolangun Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Sebanyak 9 Bahan Pokok 

Asisten II Sarolangun Dedy Hendry menyerahkan pangan murah bagi masyarakat dalam gerakan pangan murah serentak

KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka hari pangan sedunia tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak dengan menyediakan 9 bahan pokok pangan, Rabu (21/10/2026) di Kedai Pangan Kabupaten Sarolangun, Kel. Pasar Sarolangun, Kecamatan Sarolangun.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, dengan dihadiri Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Forkopimda Kabupaten Sarolangun, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun Efrianto, S.Pd, M.Pd, dan Kepala BPS Sarolangun serta Pinca Bulog Sarko.

Selain itu hadir juga Kadisnakan Sarolangun Riduan, S.STP, ME, Sekretaris Dinas TPHP Sarolangun Ujang Junaidi, SE, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Charles Seringgo-ringgo, Kabid Distribusi Pangan Dian Sri Hayati, M.Si, Sekcam Sarolangun Anzalia Novianti, ST, Lurah Pasar Sarolangun Bastari serta Satgas Pangan Kabupaten Sarolangun.

Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun Efrianto mengatakan dalam kegiatan gerakan pangan murah pihaknya menyediakan 9 bahan pokok pangan dengan harga yang lebih murah di bandingkan harga yang ada di pasaran.

Kepala DKP Sarolangun Efrianto

Diantaranya, Cabe Merah 30 Ribu per 1/5 Kg, Telur Rp 50.000,- per karpet, Gula Pasir kemasan Rp 18.500,- per kg, Bawang Merah Rp 15.000,- per 1/2 kg, Beras SPHP Rp 60.000,- perkarung, Beras Balumbo Biduk Rp 55.000,- per 5 kg, Bawang Putih Rp 7.500,- per 1/4 kg, Cabe Rawit Rp 30.000,- per 1/2 kg, dan MinyakKita Rp 15.500,- per liter.

” Kegiatan hari ini dalam rangka hari pangan sedunia ini merupakan suatu bentuk dari Partisipasi kita Pemerintah Daerah untuk menyentuh langsung kepada konsumen dalam hal untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan harga pangan di daerah masing-masing,” katanya.

” Kita menyediakan beras SPHP dan minyakkita dari Bulog, kemudian cabe merah, cabe rawit, beras Balumbo Biduk, telur dimana harga di bawah pasar dimana ada 9 jenis yang kita sediakan gerakan pangan murah ini dalam rangka membantu masyarakat,” kata dia menambahkan.

Hari pangan sedunia dengan mengangkat tema “Innovate today, nourish tomorrow”, dimana diharapkan setiap hari harus ada perubahan dalam pengelolaan pangan maupun konsumsi pangan.

Dalam hari pangan dunia ini adalah menghimbau kepada semua pihak untuk hemat pangan yang selama ini terlupakan dan terabaikan, dimana dapat dicontohkan bahwa hemat pangan itu dimulai dari diri sendiri seperti tidak ada makanan yang tersisa karena butiran satu butir nasi sama halnya menanam enam bulan untuk satu kali panen.

Masyarakat saat antrian dalam membeli sejumlah bahan pokok pangan dalam Gerakan Pangan Murah

” Kami sering bersosialisasi kepada masyarakat untuk hal seperti itu, karena satupun nasi yang kita makan kalau terbuang untuk 20 butir saja setiap orang dalam sehari, lebih 3,6 ton yang terbuang dengan jumlah penduduk Sarolangun ini 300 ribu lebih,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU