
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial bersama TP PKK Sarolangun, DPPKB Sarolangun dan BAZNAS Sarolangun berkolaborasi dalam memberikan tali asih dan bantuan sosial bagi warga yang lanjut usia (Lansia) yang merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Lansia, Selasa (20/10/2026) di Kantor Kelurahan Dusun Sarolangun, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE, Staf Ahli I TP-PKK Kabupaten Sarolangun Ny Ratna Shafira Gerry, SH, Kepala Dinas Sosial Drs. Muhammad Idrus, Kepala DPPKB Jupri, SE, Ketua BAZNAS Imam Haramain, S.H.I., M.H.I., beserta anggota, Kabid Kessos, Kabid KKKS Eki Susanti, Ketua TP PKK Kecamatan Sarolangun Ny Annisa Puspa Ilham, Sekretaris Kecamatan Anzalia Novianti, ST, Sekretaris Kelurahan Erita, SM, Ketua TP-PKK Kelurahan Siti Aisyah Humairoh serta seluruh peserta sekolah lansia Tangguh Sinar Senja.
Dalam kesempatan itu, Kadis Sosial Sarolangun Muhammad Idrus menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Iapun sangat berterima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Sarolangun atas penyelenggaraan kegiatan ini serta dukungan dari BAZNAS Kabupaten Sarolangun.
” Bagaimanapun Dinas Sosial ini tidak bisa berbuat banyak tanpa kerjasama kita semua. Kami memang ada sedikit anggaran yang dialokasikan untuk membantu masyarakat kita meski tidak bisa membantu semua dikarenakan kondisi anggaran yang sangat terbatas,” katanya.


” Kami dari dinas sosial hanya sekedar memberikan sedikit saja tapi yang banyak ini baznas ini tepuk tangan untuk BAZNAS, karena baznas ini perlu tetap setiap ada kesulitan beliau memecahkan masalahnya,” kata dia menambahkan.
Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat berkapasitas 2.520 siswa dengan bangunan empat lantai mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang direncanakan lebih besar dibandingkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kota Jambi, serta program Keluarga Harapan (PKH) dan BPJS kesehatan.
” Kita doakan semoga program ini berjalan lancar, menuju Sarolangun maju lebih cepat lagi. Serta mudah-mudahan tali asih yang diberikan pada hari dapat bermanfaat bagi masyarakat Sarolangun,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Sarolangun Imam Haramain mengatakan bahwa BAZNAS adalah penyambung antara Muzakki dengan Mustahik zakat, dan penyalurannya sesuai syariat Islam. BAZNAS tidak ada apa-apanya dukungan dari Pemerintah dan kita semua seluruh lapisan masyarakat Sarolangun.
” Tentu kita bergerak di bidang sosial, delapan mustahil zakat yang berhak menerima zakat. BAZNAS ini adalah milik kita semua, kita meluruskan supaya kegiatan pengumpulan maupun penyalurannya sesuai standar regulasi,” katanya.


Ia juga menyebutkan bahwa BAZNAS Sarolangun juga saat telah membentuk Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan se-kabupaten Sarolangun, sebagai wadah masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah, serta sudah ada Rumah sehat BAZNAS Sarolangun, dan itu gratis bagi mustahik zakat dan juga ada BAZNAS Microfinance untuk pinjaman modal bagi masyarakat tanpa ada bunga.
” Kita juga melakukan program santunan-santunan, pemberian bantuan kursi roda, dan sebagainya. Dan bantuan tali asih bagi lansia hari ini semoga bermanfaat,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap


