
KABAR SAROLANGUN – Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Sarolangun mengakibatkan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pauh Bagian Dalam mengalami kekeringan.
Diantaranya Desa Lubuk Napal, Desa Sepintun dan Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh.
Masyarakat setempat pun kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari khususnya keperluan dapur maupun untuk air minum.
Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Pauh berkolaborasi dengan sejumlah instansi terkait, Perumda TSB Sarolangun dan perusahaan NBT Coal Grup diantaranya PT Anugerah Jambi Coalindo (AJC), PT Bakti Sarolangun Sejahtera (BSS), dan PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat di tiga desa tersebut.
Camat Pauh Ahmad Mawaddah, S.IP saat dikonfirmasi media online kabarsarolangun.com mengatakan bahwa distribusi air bersih tersebut dilakukan selama dua hari pada 29 s.d 30 Agustus 2026.
” Pendistribusian air bersih gratis ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi berkurangnya ketersediaan air bersih di tiga desa, Lubuk Napal, Taman Bandung dan Sepintun. Kita berkolaborasi dengan Perumda TSB Sarolangun melalui intake Perumda TSB unit Pauh 1 mobil dan NBT Coal Grup, AJC, SAS dan BSS,” katanya, Selasa (01/09/2026).


Ia menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air bersih dan air layak konsumsi di tengah kekeringan sumur warga sebagai sumber air.
Dijelaskan Ahmad Mawaddah, untuk Desa Sepintun didistribusikan 30 Ribu liter air bersih, begitu juga di Desa Lubuk Napal menggunakan Intake Perumda TSB unit Pauh 1 mobil dan lima mobil tangki dari pengambilan air bersih di salah satu lubuk Desa Lubuk Napal yang menjadi sumber air.
” Kami membagikan air bersih gratis menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak krisis air. Ini sebagai bentuk kepedulian kita dari Pemda, perusahaan dan Perumda TSB untuk kebutuhan dasar masyarakat membantu masyarakat kita kesulitan mendapatkan air,” katabya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan air serta segera melaporkan jika terdapat wilayah lain yang mengalami kesulitan serupa. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek, sembari menunggu langkah penanganan lebih lanjut terkait krisis air bersih.


” Kita juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan NBT Coal, AJC, SAS dan BSS, serta intake Perumda TSB unit sektor Pauh atas kegiatan distribusi suplay air bersih bagi masyarakat Pauh ini,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap


