spot_img

Bupati Sarolangun Hurmin Buka Workshop Pelatihan Aplikasi Siskeudes Versi V2.0.9, Tekankan Bendahara dan Operator Desa Pengelolaan Keuangan Desa Yang Bersih dan Transparan

Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Zulherizal dan Narasumber

KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin membuka secara resmi kegiatan Workshop Pelatihan Aplikasi Sistem Keuangan Desa versi terbaru (SISKEUDES Release V2.0.9) Bagi Bendahara dan Operator Desa se-Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 dan Desa-desa Di Wilayah Provinsi Jambi, Selasa (01/09/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

Turut hadir langsung Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Zulherizal, Ak. M.Si, Nara Sumber/Auditor Ahli Muda BPKP Pusat (Abdul Sukur, Dian Cahyadi, Forkopimda , Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kepala BPS Sarolangun Baktian Nurmantyo, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadis Perkim Sarolangun Drs Tarmizi, Ketua APDESI Kabupaten Sarolangun Sahrial, S.Pd.I beserta jajaran, Para Kepala OPD, Para Camat dan Kepala Desa, serta Para bendahara Desa dan operator desa se-Kabupaten Sarolangun.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Purnomo mengatakan kegiatan ini berdasarkan Permendagri nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa dan surat edaran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tentang penggunaan aplikasi siskeudes release V2.0.9 dengan tujuan sebagai meningkatkan pemahaman bendahara dan operator Desa terhadap mekanisme dan tata cara pengelolaan keuangan Desa melalui aplikasi siskeudes release V2.0.9.

” Ini juga meningkatkan kemampuan teknis aparatur desa dalam mengoperasikan dan menerapkan aplikasi sesudah sesuai dengan versi dan ketentuan yang berlaku, meningkatkan kualitas administrasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan Desa agar lebih tertib, transparan dan akuntabel, menyamakan persepsi antara Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan desa dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa,” katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dimulai pada 01 s.d 02 September 2026 dengan jumlah 135 orang peserta dari 129 desa. Dan Nara Sumber sebanyak 8 orang terdiri dari 2 orang dari BPKP pusat dan 6 orang dari perwakilan BPKP Provinsi Jambi.

Bupati Sarolangun H Hurmin menyematkan tanda peserta

” Keberhasilan pengelolaan keuangan Desa tidak hanya ditentukan oleh tersedia tersedianya aplikasi atau sistem yang baik tetapi tidak kalah pentingnya adalah kesiapan sumber daya yang mengoperasikan sistem tersebut,” katanya.

” Aplikasi siskeudes hanyalah sebuah alat bantu namun apabila didukung oleh aparat desa yang memiliki kompetensi integritas dan komitmen terhadap tata kelola pemerintah yang baik maka aplikasi tersebut akan menjadi instrumen yang sangat efektif dalam mewujudkan keuangan desa yang transparan dan akuntabel,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Zulherizal mengatakan bahwa aplikasi siskeudes ini merupakan sebuah inovasi yang memudahkan desa untuk mempertanggungjawabkan keuangan desanya seperti itu jadi luar biasa dan sekarang sudah rilis versi 2.9.

Aplikasi ini adalah tools atau alat untuk mempermudah, maka kami berharap tentunya di dua hari ini teman-teman yang hadir baik yang luring maupun dari bisa mengikuti dengan baik dan bisa mengaplikasikannya dengan secara baik aplikasi siskeudes dan tentunya yang paling penting tentunya bagaimana aplikasi ini digunakan agar Pertanggungjawaban Dana Desa lebih baik, lebih transparan, lebih akuntabilitas

” Aplikasi siskeudes yang nanti juga digunakan oleh teman-teman inspektorat, jadi pengawasannya berbasis web, teman-teman inspektorat pun mengawasi bisa tetap di kantor saja. Saya berharap bendahara Desa, operator desa kedepannya bisa lebih baik lebih, transparan dan jangan sampai mencoreng nama Sarolangun dalam mengelola Dana Desa ini,” katanya.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan arahan

Disamping itu, Bupati Sarolangun Hurmin dalam arahannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada BPKB pusat dan perwakilan BPKP Provinsi Jambi yang telah memberikan perhatian pendampingan serta pembinaan dalam upaya meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Sarolangun.

” Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini terlebih pada hari ini Kabupaten Sarolangun dipercaya menjadi sebab pusat pelaksanaan workshop baik secara daring maupun tatap muka bagi seluruh Desa se-Provinsi Jambi,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan suatu kehormatan sekaligus kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman dalam pengelolaan keuangan Desa khususnya di provinsi Jambi.

Untuk diketahui bersama bahwa seiring dengan meningkatnya tanggung jawab dan kompleksitas pengelolaan Dana Desa, peran bendahara Desa menjadi sangat vital tidak hanya sebagai pengelola keuangan semata akan tetapi sebagai tombak dalam memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan benar-benar tercatat rencana dan dapat dipertanggungjawabkan secara akurat dan transparan.

” Aplikasi sistem keuangan Desa ini dikembangkan bersama antara badan pengawasan keuangan dan pembangunan atau BPKP dengan Kementerian dengan Kementerian Dalam Negeri aplikasi siskeudes yang ditujukan kepada aparat desa untuk memudahkan pengelolaan keuangan Desa mulai dari tahap perencanaan hingga tahap pelaporan atau pertanggungjawaban,” katanya.

Iapun berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman perangkat desa terkhusus bendahara desa di dalam menyusun dan merealisasikan anggaran Desa sesuai aplikasi siskeudes ini selain itu melalui kegiatan workshop ini dapat memastikan pelaporan keuangan dapat dilakukan dengan baik tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berkontribusi aktif dalam memperkuat tata kelola Pemerintah desa yang bersih dan profesional.

” Saya tekankan bendahara desa dan operator desa agar dapat bekerja dengan teliti tertib transparan dan bertanggung jawab karena setiap rupiah anggaran Desa harus dikelola sesuai ketentuan dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Poto bersama

” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Workshop Pelatihan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES Release V2.0.9) Bagi Bendahara dan Operator Desa se-Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 dan Desa-desa Di Wilayah Provinsi Jambi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU