Senin, April 15, 2024
BerandaDAERAHPJ Bupati Sarolangun Bachril Tanam Padi Sawah Bibit Inpari 32 Di Desa...

PJ Bupati Sarolangun Bachril Tanam Padi Sawah Bibit Inpari 32 Di Desa Pasar Pelawan, Produksi Diperkirakan Capai 252 Ton  

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri, PJ Sekda Sarolangun Dedy Hendry, Kadis TPHP Sarolangun beserta Tripika kecamatan pelawan saat melakukan penanaman padi sawah

KABAR SAROLANGUN – Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc melakukan penanaman padi sawah berupa bibit unggul jenis Inpari 32 di areal persawahan kelompok tani Karya Bhakti di Desa Pasar Pelawan, Kecamatan Pelawan, Kamis (01/02/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJ Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kadis TPHP Sarolangun, Camat Pelawan sibawaihi, Danramil 420-02 Muara Limun Kapten INF Zul Abdullah, penyuluh pertanian lapangan, para anggota kelompok tani.

Dalam kegiatan tersebut, selain melakukan penanaman padi sawah, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri bersama dinas TPHP juga melakukan pemberian bantuan kepada kelompok tani berupa pupuk, terpal, dan alsintan power tresher atau mesin perontok padi.

Kepada media ini, Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa di lokasi persawahan ini ada sebanyak 42 hektar lahan padi sawah yang akan ditanami bibit unggul jenis Inpari 32 dan bibit unggul dan tim Institut pertanian Bogor (IPB).

” Hari ini kami bersama forkopincam, di kecamatan pelawan Alhamdulillah kita menanam kembali padi sawah seluas 42 hektar dengan jenis padi Inpari 32 dan juga pernah melakukan penanaman tahun lalu hasilnya lumayan bagus,” katanya.

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani

Bachril Bakri juga menyebutkan jika berjalan dengan baik dengan penanaman padi ini hingga panen nanti akan mampu memproduksi gabah kering padi sebanyak 5-6 ton oerhektar dengan total bisa mencapai 252 ton.

” Ini salah upaya kita penanganan inflasi khususnya beras dan mudah-mudahan saat lebaran nanti bisa produksi Ini akan menjadi salah satu lokasi ketahanan pangan di Sarolangun, dari 42 hektar perkiraan panen 5-6 ton oerhektar, dengan 252 ton,” katanya.

” Tiga bulan nanti setelah tanam akan panen, ini adalah upaya kita mengendalikan inflasi khususnya harga beras. Mengendalikan harga beras dengan produksi padi. Kita utamakan khususnya di Sarolangun kalau selama ini masih banyak beras kita diimport,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments