spot_img

Sukseskan Program Unggulan Prabowo Subianto, Dinsos Sarolangun Segera Lakukan Pembukaan Lahan Sekolah Rakyat 

Kadis Sosial Sarolangun Drs Muhammad Idrus

KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka mendukung program unggulan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial Sarolangun dalam waktu dekat ini akan melakukan pembukaan lahan atau land clearing pembangunan sekolah rakyat.

Kepala Dinas Sosial Sarolangun Drs Muhammad Idrus, mengatakan sekolah rakyat yang merupakan program unggulan dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto tentu sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin, yang tentunya selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah menuju Sarolangun Maju 2025-2030.

” Tentu, saya baru saja ditugaskan ke sini, terhitung 8 Mei 2026 yang lalu. Kami sendiri ke sini dalam rangka menjalankan tugas yang program pak Bupati yang terkait dengan dina sosial. Yang jelas, sekarang ini kita sedang ada tugas besar yang dari pemerintah pusat, yaitu program Bapak Presiden terkait masalah sekolah rakyat,” katanya Rabu (03/06/2026) kepada media ini.

” Di mana sekolah rakyat ini memang merupakan program unggulan atau program pemerintah pusat yang memang harus kita lakukan di daerah untuk menindaklanjuti program tersebut,” kata dia menambahkan.

Muhammad Idrus juga menjelaskan terkait pembukaan lahan sekolah rakyat tersebut dilakukan diatas lahan seluas 8 hektar lebih yang berada di samping Lapas Sarolangun.

Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan OPD terkait dalam hal ini dinas PUPR.

” Dan sekarang sedang proses untuk penetapan sertifikat dan ini kami sudah diukur ya dari BPN. Dan sekarang kita menunggu kemudian ke depan, minggu ke depan dalam proses pembersihan dan land clearing. Dan nanti yang membangun itu dari pemerintah pusat,” katanya.

Di lahan yang akan dibuka hampir 9 hektar tersebut, lanjut Idrus, ada sekitar 2-3 hektar merupakan lahan dengan kondisi rawa, sehingga memang harus dilakukan penimbunan terlebih dahulu serta pembangunannya harus beda dengan bangunan gedung lainnya.

” Walaupun kita tahu memang di lokasi itu ada sedikit rawa kemarin itu dan itu yang akan nanti PR nanti ke depan seperti apa. Karena bagaimanapun kalau pondasi atau lokasi tanahnya itu ada yang rawah ya mau gak mau nanti ada penimbunan,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU