
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin mengukuhkan secara resmi 32 Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sarolangun tahun 2026, Sabtu (15/08/2026) malam di ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, yang berlangsung dengan khidmat.
Anggota Paskibraka yang dikukuhkan ini akan melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka merah putih pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 tanggal 17 Agustus 2026 di lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta ibu, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH beserta ibu, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH beserta ibu, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, dan Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM beserta ibu.
Selain itu hadir juga Danyonif TP 896/Serumpun Pseko Letkol Inf Mansyur Her Alam, S.Tr, Mil, Ketua BAZNAS Sarolangun Imam Haramain, M.HI, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Para kepala OPD, Kabid Wasbang Muhammad Adhim, S.IP, ME beserta jajaran, Para Pelatih Paskibraka serta Para wali murid dan orang tua anggota paskibraka.

Bupati Sarolangun H Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun saya mengucapkan selamat kepada seluruh adik-adik anggota Paskibraka Kabupaten Sarolangun yang baru saja dikukuhkan untuk melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sarolangun.
” Persiapan sudah rampung, harapan kita bisa lebih baik. Harus siapkan mental, percaya diri, kesehatan dan kesiapan, dan tentunya harus lebih baik. Semoga harapan kita bersama untuk bisa memberikan pengabdian diri yang terbaik kepada bangsa dan negara menjadi kenyataan,” katanya.
Paskibraka merupakan pasukan yang dibentuk khusus untuk mengemban tugas dan mengibarkan bendera, mulanya yang dikibarkan adalah bendera pusaka yang dijahit pertama kali oleh ibu Fatmawati. Maka untuk menjaga bendera pusaka tersebut maka hingga saat ini dilakukan duplikat dari bendera pusaka.
Filosopi dari terbentuknya paskibraka adalah nasionalisme, teamwork, dimana kesalahan kecil dari individu akan membuat seluruh pasukan terkena dampaknya, mereka seperti analogi tubuh ketika tangan sakit maka akan ada air mata yang keluar.
Pasukan ini di tempah oleh instruktur terbaik, untuk melatih paksibraka dimana mereka berlatih seakan tidak kenal lelah dan tidak kenal waktu, maka sudah selayaknya mereka diberikan penghargaan khusus.
” Saya mengharapkan seluruh anggota paskibraka untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga pelaksanaan tugas pada 17 Agustus 2026 dapat berjalan sukses dan lancar,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika beserta ibu dan jajaran Forkopimda memberikan dan para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada Anggota Paskibraka yang dikukuhkan serta diakhiri dengan poto bersama.
Penulis : A.R Wahid Harahap


