
KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DP3A) Sarolangun mendorong advokasi kebijakan dan pemberdayaan peningkatan partisipasi perempuan Dalam Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi Tahun 2026, Rabu (30/09/2026) di ruang Aula DP3A Sarolangun.
Salah satunya pada sektor ekonomi melalui peningkatan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang di kelola perempuan dari kalangan pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sarolangun, khususnya dari Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH yang dihadiri Sekretaris DP3A Sarolangun/Plt Kabid Kesetaraan Gender Ratna Dewi, SP, Nara Sumber Dari Bank Jambi Sugeng Afriyanto dan Suryo Adi Pratmoko, Narasumber Dari BPKAD Sarolangun Febriansyah, Jajaran DP3A Sarolangun, Peserta kegiatan dari kalangan perempuan yang juga sebagai pelaku UMKM Kabupaten Sarolangun.
Dalam kesempatan dua orang narasumber pun menyampaikan materi yang diikuti seluruh peserta dengan baik. Salah satu Nara sumbernya, Febriansyah yang sudah kompeten di bidang UMKM online tersebut.
Dikatakan Febriansyah, dalam UMKM online ini pada pelaku usaha UMKM harus mengetahui dalam menentukan produk apa saja yang bisa dikelola oleh masyarakat Sarolangun.
” Pertama kita harus fokus terhadap produk UMKM yang akan dijual, baik kemasan, memasang produk UMKM melalui online,” katanya.
Dikatakan Febriansyah bahwa para pelaku UMKM juga harus mengetahui strategi pemasaran produk UMKM, dengan melakukan pemasaran di berbagai media sosial yang ada untuk diketahui masyarakat secara luas serta bisa bekerjasama dengan platform digital dengan memasang produk unggulan untuk disebarkan secara luas.
” Kita juga tampilkan Profil usaha kita, ada alamatnya, dan mengikuti akun media sosial untuk berbisnis,” katanya.
Selain itu, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora juga menekankan agar peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mencermati apa-apa yang disampaikan oleh para narasumber, baik dari Bank Jambi mengenai tata cara peminjaman modal maupun dari BPKAD dalam materi UMKM Online.
” Untuk itu kami berharap pada ibu-ibu semua memang ada dua narasumber kita sengaja mengundang orang-orang ini, karena orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Karena kami tahu pelaku-pelaku UMKM di Kabupaten Sarolangun yang perempuan khususnya cukup lumayan banyak,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin meminta supaya memberikan perempuan akses secara untuk berkarya dan mengelola keuangan dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, menurunkan angka domestik kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
” Untuk itu langkah-langkah nyata yang dapat kita lakukan antara lain memperluaskan keuangan memberikan pelatihan dan pendidikan membangun lingkungan yang mendukung menghapus stigma dan memberikan ruang aman serta kesempatan yang sama di dunia kerja maupun wirausaha,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap


