
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE meninjau langsung proses pematangan lahan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Sarolangun di Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, Rabu (30/09/2026), yang berlokasi di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun dengan luas lahan mencapai 8,09 hektare.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika didampingi Staf Ahli Bupati Sarolangun Henriman, S.Sos, Asisten I Sarolangun Mulyadi, SE, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kepala Dinas Sosial Drs Muhammad Idrus, Kepala Dinas PUPR Arif Hamdani, ST, Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si.
Selain itu hadir juga Plt. Kepala BPKAD Maria, SE, Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, Sekretaris Dinas PUPR Sarolangun Bahder Johan, ST, Sekcam Sarolangun Anzalia Novianti, ST, serta Lurah Aur Gading Ali Wardana.
Kepada awak media, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan pematangan lahan, termasuk pembangunan saluran pembuangan air limbah. Proses pematangan lahan saat ini terus berjalan dan ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir Oktober 2026.


” Kita berharap seluruh pekerjaan persiapan dapat rampung sesuai target,” kata Wabup.
Selain itu, berdasarkan informasi dari Satuan Kerja Kementerian PUPR, pembangunan fisik Sekolah Rakyat direncanakan mulai dilaksanakan pada awal November 2026. Pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan seluas 8,09 hektare ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung penyediaan sarana pendidikan dan peningkatan akses layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun.
” Alhamdulillah, proses pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kelurahan Aur Gading terus berjalan dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026,” katanya.
Gerry berharap seluruh pekerjaan persiapan, termasuk saluran pembuangan air limbah, dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pembangunan fisik Sekolah Rakyat dapat mulai dilaksanakan pada awal November 2026 sesuai informasi dari Satker Kementerian PUPR.
” Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan terus memastikan proses ini berjalan dengan baik demi mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap


