Polres Sarolangun Tangkap Penampung Emas Mentah Hasil PETI, Barang Bukti Wow..

0
Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono didampingi Waka Polres Kompol Ayani dan Kasat Reskrim AKP Rendie Rienaldi memberikan keterangan pers

 

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono didampingi Waka Polres Kompol Ayani dan Kasat Reskrim AKP Rendie Rienaldi memberikan keterangan pers

SAROLANGUN – Kepolisian Resort (Polres) Sarolangun berhasil mengamankan penampung emas mentah dari pelaku-pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono, Sik, MTCP, CFE mengatakan, pihaknya baru-baru ini telah mengamankan pelaku ilegal mining di Kecamatan Singkut dan
mengamankan penampung di salah satu ruko beberapa bulan lalu dan telah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

“Kami menangani perkara ilegal mining, salah satunya telah memasuki tahap kedua,” katanya, Kamis (07/10/2021) kepada awak media dalam keterangan persnya.

Operasi ilegal mining ini lanjut Kapolres dilakukan di salah satu ruko di kecamatan Sarolangun pada Mei lalu.
Saat itu pihaknya mengamankan beberapa orang di TKP, alat untuk mengolah emas yang diterima dari pelaku-pelaku ilegal mining yang berbeda di Kabupaten Sarolangun.

“Di ruko itu juga dilakukan pemrosesan atas emas yang dibeli pelaku. Terdapat barang bukti delapan keping emas dengan berat sekitar 700 gram,” katanya.

Selain itu pula, pihaknya juga melakukan operasi tangkap tangan di salah satu ruko tersebut, dengan uang sekitar lebih dari 1 milyar rupiah turut diamankan oleh kepolisian Sarolangun.

Kapolres menambahkan, pelaku berinisial J bukanlah warga Sarolangun, dirinya hanya melakukan jual beli di salah satu ruko tersebut. Identitas J menurut KTP berasal dari Bogor, Jawa barat.

“Kita kenakan UU minerba, dengan ancaman hukumannya 2 tahun penjara,” katanya.

Polres Sarolangun menyebutkan, telah melakukan pemanggilan terhadap para pelaku ilegal mining di Sarolangun, namun panggilan tersebut tidak diindahkan oleh para pelaku yang diduga telah menjual emas mentah kepada J sebanyak 12 orang.

Sedangkan, penangkapan penampung emas tanpa izin di kecamatan Singkut berasal dari Sumatera Barat, Padang.

Dengan barang bukti emas di kecamatan Singkut 2 kilogram, jika ditotalkan dari dua kasus tersebut. Pihak kepolisian berhasil mengamankan hampir 2,7 kilogram emas.

Polres Sarolangun menyatakan, tersangka tersebut sebanyak lima orang dari dua kasus tersebut,
Sarolangun Inisial J, I,R, H, Singkut, Inisial N. (Ks1)