
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini telah menetapkan siaga bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tentunya seluruh lapisan masyarakat Sarolangun agar bersinergi untuk mencegah akan kebakaran hutan dan lahan.
Dari data yang dapatkan media online kabarsarolangun.com, bahwa di Kabupaten Sarolangun tercatat ada sebanyak 156 titik api (Hotspot) terpantau sejak 01 Januari 2026 hingga 29 Juni 2026.
Data tersebut tidak menutup kemungkinan akan semakin bertambah seiring musim kemarau yang kian terasa di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Bupati Sarolangun H Hurmin, mengatakan ratusan titik api tersebut tersebar dari 11 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun. Untuk itu, pentingnya dilakukan pencegahan agar lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan serta mengantisipasi hal-hal yang menimbulkan kebakaran di lahan-lahan produktif, kawasan hutan, maupun lahan perkebunan masyarakat maupun perusahaan.
” Untuk data rekapitulasi sebaran titik hotspot kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sarolangun persatu Januari sampai dengan 29 Juni 2026 ini memiliki jumlah titik hotspot sebanyak 156 yang tersebar di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun,” katanya, Kamis (09/07/2026) dalam kegiatan apel gabungan dan gelar pasukan siaga bencana karhutla.

Hurmin menjelaskan dengan data titik hotspot ini semua pihak tidak boleh lengah, sebaran 156 titik hotspot yang terdeteksi DI 11 Kecamatan merupakan peringatan bagi akan ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sarolangun cukup tinggi meskipun tidak seluruh hotspot dapat dipastikan sebagai kejadian kebakaran.
” Namun setiap titik panas harus diperlukan sebagai sinyal awal yang memerlukan pemantauan dan penanganan secara cepat, tepat dan terpadu agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya.
” Kejadian kebakaran hutan dan lahan juga tidak mengenal batasan baik itu hutan yang dilindungi, cagar, biosfer, hutan tanaman industri, perkebunan Milik swasta maupun milik pribadi, milik masyarakat semua dapat mengalami kebakaran,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap





